Kisah Nabila dan Sepatunya, Undang Simpati Sonya Fatmala

share to whatsapp




Sonya Fatmala

Menjelang hari pencoblosan Pemilu 2019, netizen heboh dengan viralnya video dugaan perundungan yang dialami seorang anak SD di wilayah Kabupaten Bandung Barat. Dalam video tersebut seorang bocah perempuan (yang kemudian diketahui bernama Nabila) tampak mengungkapkan kekesalan dirinya saat dirinya tak terima dengan perlakuan teman-teman di sekolahnya. Inilah kisah Nabila dan sepatunya yang langsung memancing reaksi netizen.

Kisah bocah asal Desa Pangauban, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, itu langsung menuai simpati warganet. Yang jadi simpati para warganet adalah bagaimana Nabila susah payah mendapatkan sepatu tersebut dengan membelinya lewat penjualan hasil ia memulung. Sementara teman-temannya begitu mudahnya menganggap bahwa sepatunya tersebut adalah pemberian orangtuanya. Dan "skak mat" dari Nabila yang bikin miris warganet, ternyata selain usaha sendiri, ia pun telah ditinggalkan kedua orangtuanya

Simpati pun kemudian mengalir dari warganet hingga orang-orang penting juga instansi. Salah satunya dari istri Wakil Bupati Kabupaten Bandung Barat, Sonya Fatmala, istri Hengky Kurniawan. Istri Wakil Bupati Bandung Barat tersebut melalu akun instagramnya memposting kunjungannya ke rumah Nabila di Batujajar, Kabupaten Bandung Barat pada Selasa (16/4/2019) malam.

Di sana, istri Bupati Bandung Barat tersebut bertemu dengan Nabila serta nenek dan kakeknya yang sudah sakit-sakitan Terungkap bahwa Nabila memang ditinggal oleh orang tuanya karena masalah keluarga. Ia sekarang menjadi tulang punggung bagi nenek dan kakeknya. Sonya Fatmala juga meluruskan dugaan perudungan yang beredar lewat video viral Nabila, seperti yang ia tulis dalam caption di instagramnya (@sonyafatmala):

Jadiiiii ceritanyaaa ( singkat cerita ya), pada saat itu, hari sabtu, sedang tidak ada kegiatan, krn senin nya mau To, jadi hanya belajar bersama untuk TO.. setelah belajar bersama, nabila dan temen temen kelasnya mendapat tugas untuk bersih bersih kelas, supaya ga kotor lagi, sepatu harus taro diluar. Trs nabila liat sepatu nya ke injek temen2nya.. trs dia tegur temennya untuk ga injek2, krn takut sepatunya rusak.. nah mulai deh saut saut an spt yang kita lihat di video yang beredar.

Dan, sepatu nabila pun sebenernya ga rusak dan ga dirusak.. cuma takut rusak, knp kok marah bgt? Iya, krn beli nya pake uang sendiri hasil mungut barang rongsokan dan menurut saya, dibalik ini smua, ada sisi emosi nabila yang mungkin tidak stabil krn latar belakang keluarga yang tidak semestinya.. itu knp dia mengungkapkan ekspresinya ya spt itu.. lebih sensitive kalau dibahas soal “orang tua”..

Jadi begituuuu, tidak ada bullying, ini murni becandaan dan ejek2an anak anak.. tidak ada maksud juga temen2nya nabila seperti itu, bahkan mrk skg masih berteman dan baik baik saja kok, sudah ada permintaan maaf juga dr temen temen nya kalo nabila kesel sepatunya di injek2..

Jadi selesai yah, jangan ada comment atau opini yang menyudutkan siapapun, krn memang smua baik baik saja.. Yang perlu diperhatikan adalah “Nabila yang menjadi tulang punggung keluarga” ini menyedihkan sekali untuk saya, dan harus dalam perhatian.. dari kecil nabila ditinggal oleh ayah ibu nya ( bukan meninggal yah, namun ada masalah keluargalah yang akhirnya nabila dititipkan ke neneknya hingga saat ini ) penuh perjuangan untuk mereka hidup bersama krn nenek dan abah nabila sudah sakit2an.

Keterbatasan ekonomi yang akhirnya nabila memutuskan untuk menjual hasil mulung barang rongsokan.. tapi nabila selalu rajin dan semangat sekolah, bahkan menurut tetangga nya “nabila mah walau kita sering bantu dan kekurangn, tapi gapernah minta.”

;