Informasi

GiGa Gelar Pelatihan Konselor Remaja Tangguh dan Lenting




Pelatihan remaja

Dalam rangka Gerakan Kebaikan Keluarga Indonesia (GKKI) 2018,  Penggiat Keluarga (GiGa)Indonesia, yang sebagai Ketua adalah Prof. Dr. Ir. Euis Sunarti, M.Si, menyelenggarakan "Pelatihan Konselor Remaja Tangguh dan Lenting". Kegiatan ini juga bekerjasama dengan Laboratorium PLS/Penmas UPI dan Yayasan Daarul Muthmainnah. Pelatihan diadakan di Auditorium Gedung Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pendidikan Indonesia, 25-27 April 2018.

Tujuan diadakannya kegiatan pelatihan ini adalah untuk membekali peserta pelatihan, kompetensi untuk menjadi konselor sebaya bagi remaja dalam mendampingi mereka di era globalisasi, zaman milenial ini.

Ada beberapa pemateri dalam pelatihan ini diantaranya Narasumber Utama, Prof.Dr.Ir.Euis Sunarti, M.Si (Ketua GiGa Indonesia/ Guru Besar Bidang ketahanan dan pemberdayaan Keluarga IPB), serta Tim Narasumber GiGa Indonesia, yaitu Dr.Ipah Saripah,M.Pd (Dosen PPB FIP UPI), Siti Nurhidayah, S.Psi, M.Si (Dosen Psikologi/ psikolog dan konselor di P2TP2A),  lisnani Sukaidawati,S.Sos, M.Si (Trainer Rumah Parenting/konselor keluarga, Ermawan Fitra Purnama,M.Si(Konsultan Pendidikan Remaja) Cut Ira Diansari, SP (Konsultan Pendidikan Anak UsiaDini/Trainer Konselor Remaja)

Pelatihan ini diikuti oleh berbagai kalangan mulai dari mahasiswa, pengasuh pesantren, guru SMP dan SMA, Tenaga Pendamping Masyarakat, hingga tenaga konselor muda yang memiliki tekad untuk membantu remaja menjadi remaja yang tangguh dan lenting.

Kegiatan ini di buka oleh Dr. Yadi Ruyadi, M.Si selaku Sekretaris LPPM UPI, kegiatan ini juga dihahadiri oleh Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan, Dr. Agus Taufiq, M.Pd, Kepala Departemen PLS/Pendidikan Masyarakat Dr. Jajat S Ardiwinata, M.Pd serta Ustadzah Ninih Mutmainah Selaku pembina Yayasan Daarul Muthmainnah.

Kegiatan ini di ketuai oleh Viena Rusmiati Hasanah (Dosen PLS/Pendidikan Masyarakat dan tim Penggiat Keluarga [GiGa] Indonesia). Harapan ketua penyelenggara dengan terlaksananya kegiatan ini, bisa membekali peserta dengan keterampilan menghadapi dan membangun remaja tangguh dan lenting di era milenial serta memotivasi untuk bs lebih memberi perubahan positif di masyarakat.