Informasi

IKA PLS UPI Bersinergi Berdayakan Potensi Anggota




IKA PLS UPI

Kongres IKA PLS UPI yang telah berlangsung pada bulan Mei 2017 lalu, telah menetapkan bahwa Elih Sudiapermana menjadi Ketua IKA PLS UPI terpilih. Sebagai ketua, Elih Sudiapermana sampai saat ini terus berupaya melakukan konsolidasi alumni lintas angkatan agar maksud dan tujuan dibentuknya IKA PLS UPI dirasakan oleh para anggota di setiap Daerah.

Minggu, 4 Februari 2018 telah berlangsung pertemuan para inisiator regional wilayah Ciayumajakuning d'Bes (Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan, dan Brebes) bertempat di Nasi Jamblang Wahid. Tempat ini dikelola oleh suami istri alumni PLS UPI. Pertemuan ini turut dihadiri oleh perwakilan alumni PLS UPI dari angkatan 1979 sampai 2013. Selain ajang silaturahmi, pada pertemuan ini pula ada beberapa kesepakatan agenda penting, di antaranya yaitu melengkapi kepengurusan wilayah, pendataan alumni di wilayah, dan mengidentifikasi potensi kolaborasi antar alumni.

Aspirasi untuk almamater
Disamping itu juga diungkapkan beberapa aspirasi untuk almamater sesuai pengalaman kerja masing-masing alumni. Mereka ada yang berhasil di dunia birokrasi, bisnis, dan kegiatan pendidikan serta pemberdayaan masyarakat. Elih yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung mengapresiasi kiprah-kiprah alumni yang juga tetap memegang kerangka berpikir keilmuan pendidikan luar sekolah, mengaplikasikan dan mengembangkannya dalam bidang yang digarap masing-masing alumni. Keberadaan alumni di berbagai lapangan kehidupan menunjukkan bahwa PLS itu bukan sekadar kegiatan pendidikan yang dilaksanakan di luar sistem sekolah.

Para alumni senior yang telah lama berkiprah merasa bersyukur memperoleh takdir kebahagiaan dengan ilmu dan karakter keilmuan yang diperoleh. Sedangkan alumni yunior merasa bahagia karena mendapat takdir yang menantang untuk menerapkan ilmu dari almamaternya di tengah-tengah dinamika kehidupan masyarakat seperti sekarang ini.

"Makin banyak kebutuhan belajar masyarakat yang diakibatkan berbagai perubahan sekarang ini, dan ini menjadi peluang bagi alumni PLS untuk mengembangkan program-program pendidikan pemberdayaan masyarakat," ungkap Haris, mantan Wakil Ketua Ikatan Mahasiswa PLS se-Indonesia tahun 2006 yang kini menjadi konsultan pendamping dana desa.

Mengembangkan potensi masing-masing
Alumni termuda yang turut hadir adalah lulusan tahun 2017, beberapa dari angkatan ini juga merasa bangga begitu lulus dipercaya lolos menjadi pendamping program PKH. Cerita alumni lainnya yaitu Nurochman yang sejak tahun 1999 menjadi Kepala Desa di Kabupaten Brebes.Keberhasilannya membangun kepercayaan masyarakat sampai-sampai di dipaksa menjadi Plt. Kepala Desa karena aturan tidak boleh lebih dari dua periode berturut-turut,sehingga ia bisa ikut lagi pemilihan dan menang pada periode berikutnya dan menjabat sampai sekarang.

Lain lagi dengan Suryadi Dosen IAIN Cirebon yang sedang beasiswa S3 di Bangkok, bagaimana dia memperkuat kajian pembangunan masyarakat islam. Begitu banyak cerita lain yang sangat mendukung terwujudnya maksud dan tujuan diadakannya wadah Alumni PLS UPI ini.

Diantara alumni ada pula yang sukses di dunia bisnis pariwisata dan konsultan amdal, dengan menegaskan bahwa mereka terinspirasi oleh teori-teori dasar yang dipelajari ketika di almamater. Sekarang ini, bisnis tidak banyak dimulai dengan modal uang saja tapi membangun jejaring, dimana hal ini Ivan Illich sudah mengingatkan ketika berpikir pendekatan lain untuk memajukan pendidikan dalam salah satu buku babon yang dipelajari di almamater PLS UPI. (Anita)