Newsticker

Pergelaran Teater "Cahaya Memintas Malam" di UPI Bandung




Dalam rangka merayakan kesuksesan di masa silam,  atas hubungan kerjasama yang telah terjadi selama selama 20 tahun,  La Trobe Student Theater and Film kembali menginisiasi kerja kolaborasi lintas negara. Pertunjukan kali ini melibatkan Mainteater Bandung dan Teater Lakon,  mengangkat tajuk "The Light Within A Night - Cahaya Memintas Malam", di bawah arahan sutradara Sahlan Mutjaba (Bandung)  dan Bob Pavlich (La Trobe University).

Sejarah
Pada tahun 1997, La Trobe Student and Film memprakasai sebuah produksi bersana dengan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dalam drama Indonesia dalam drama Indonesia,  "Sumur Tanpa Dasar" karya Arifin C. Noer. Proyek ini melibatkan mahasiswa La Trobe dan mahasiswa Indonesia untuk berlatih dan memproduksi pertunjukan untuk ditampilkan di kedua negara (Indonesia dan Australia).

Dalam teater ini diangkat sebuah cerita rakyat sunda,  yakni kisah Jamarun,  seorang petani miskin yang dituduh sebagai pembunuh. Menurut Sahlan Mutjaba selaku produser dari teater itu sendiri, alasan mengangkat cerita Jamarun karena ia orang Jawa Barat, orang Sunda.

"Tentunya saya akan pilih cerita yang dekat dengan saya. Kenapa Jamarun yang saya pilih? Karena menurut saya cerita Jamarun itu merupakan cerita yang berasal dari Cianjur yang sudah mulai dilupakan oleh kebanyakan orang,  berbeda dengan cerita Sankuriang, Siliwangi yang masih diingat oleh kebanyak orang," tutur Sahlan Mujtaba.

Dipentaskan di Bandung, Bali, dan Australia
Kolaborasi dua kelompok mahasiswa ini tidak sekadar menceritakan kisah tersebut tetapi juga akan membangun cerita-cerita lain dari isu-isu yang muncul di sekitarnya.

"Hambatan yang kami alami selama bermain atau berlatih dengan mereka karena mungkin adanya perbedaan budaya. Kami belum bisa menyesuaikan budaya yang mereka miliki. Namun jika dari segi bahasa kami sudah mulai terbiasa dengan bahasa yang mereka gunakan," tutur Maudy Widitya Sutisna,  salah satu pemain dari teater tersebut.

Di Indonesia sendiri, pementasan teater ini dilaksanakan di Bandung dan Bali. Dan rencananya akan dipentaskan pula di Australia. Pementasan teater ini dilaksanakan dari hari Selasa-Rabu, 14-15 Februari 2017 pukul 19.30 WIB. Extra Show : Rabu,  15 Februari 2017, pukul 13.00 WIB bertempat di Gedung Kebudayaan Universitas Pendidikan Indonesian (UPI) Bandung, Jl. Setiabudhi No. 229, Bandung. HTM Rp30.000.