Mekanisme Pelaksanaan Program Studi Independen Bersertifikat bagi Mahasiswa





Ditjen Diksi Kemendikbudristek menggelar Sosialisasi Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat Kampus Merdeka secara daring, Rabu (21/7). Kedua beasiswa ini adalah bagian dari Program Kampus Merdeka Vokasi 2021 yang bekerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Program ini didesain untuk memberi kesempatan bagi para mahasiswa yang sungguh-sungguh dan benar-benar terbaik, para calon pemimpin. Di sisi lain, industri wajib melatih dan memberi pemagangan berbasis project. Adapun persyaratan dan informasi lengkap atas kedua program ini, dapat diakses melalui kampusmerdeka.kemdikbud.go.id.

Sasaran program adalah Warga Negara Indonesia (WNI) mahasiswa jenjang diploma dua, diploma tiga, maupun sarjana terapan Perguruan Tinggi Penyelenggara Pendidikan Vokasi (PTPPV) yang melaksanakan kolaborasi bersama LPDP.

Penyaluran dana beasiswa kedua program dilakukan LPDP melalui bank penyalur yang ditetapkan. Komponen pembiayaan antara lain adalah dana pendidikan/pemagangan, dana pendukung seperti bantuan hidup dan dana asuransi, serta dana pendukung bagi penyandang disabilitas seperti dana transportasi pendamping, dana asuransi kesehatan pendamping, dan lain-lain.

Mekanisme Pelaksanaan Program Studi Independen Bersertifikat

Awardee LPDP asal Politeknik Negeri Jakarta, Mera Kartika Delimayanti, menguraikan bahwa mahasiswa hanya dapat mendaftar di salah satu program yang diinginkan. “Tidak dimungkinkan mengikuti kedua program secara bersamaan. Maka, harap pikirkan masak-masak mana yang ingin diikuti. Silakan pilih perusahaan yang sesuai spesifikasi dan kemampuan, kemudian silakan dilamar,” jelasnya.

Studi Independen Bersertifikat merupakan program di mana mahasiswa dapat memilih Studi Independen ataupun pembelajaran singkat atau kursus, kuliah singkat, dan sejenisnya yang diselenggarakan baik oleh dunia kerja skala menengah, besar, nasional, dalam negeri atau luar negeri, maupun lembaga pendidikan dalam negeri atau luar negeri yang diakui Kemendikbudristek dengan program studi yang sama maupun sejenis.

“Tujuan program Studi Independen Bersertifikat adalah belajar dan mengembangkan diri melalui aktivitas di luar perkuliahan, sehingga adik-adik mendapatkan penguasaan kompetensi spesifik dan praktis dicari DUDI. Adik-adik bisa mendapatkan hard skills dan soft skills agar makin mantap memasuki DUDI dan kariernya. Dengan demikian, adik-adik akan lebih percaya diri untuk berkarir setelah itu,” tambah Mera.

Adapun keluaran Studi Independen Bersertifikat adalah sertifikat atau surat keterangan pernah mengikuti program, bukti telah mengikuti sertifikasi kompetensi, serta laporan Studi Independen atau pembelajaran singkat atau kursus. Pada akhir program, peserta juga harus mengikuti sertifikasi kompetensi secara penuh di lembaga tersebut.