Selesai Direnovasi, Inilah Kemegahan Wajah Baru Masjid Besar Ciparay





Masjid Besar Ciparay yang direnovasi kembali sejak 2019 lalu, kini telah rampung dibangun dengan menelan biaya sebesar Rp. 14,5 miliar. Bupati Bandung Dadang M. Naser mengungkapkan, setelah ada masukan dari beberapa pihak terkait konstruksi masjid yang mulai retak dan rusak, jajaran pengurus masjid sepakat untuk melakukan renovasi.

"Dengan dukungan dari bebagai pihak, Alhamdulillah hari ini kita bisa melihat kembali berdirinya masjid kebanggaan masyarakat Kabupaten Bandung ini, khususnya warga Ciparay,” ungkap Bupati Dadang Naser usai meresmikan masjid yang terletak di kawasan Alun-alun Kecamatan Ciparay itu, Jumat (12/2/2021).

Pada kesempatan itu dirinya berharap, masjid tersebut tidak hanya menjadi tempat beribadah dan pendidikan, tapi juga bisa menjadi pusat kegiatan umat. Karena dengan begitu, menurutnya masjid dapat melahirkan pemimpin besar yang amanah serta pengusaha yang dermawan.

“Masjid ini bukan milik ormas tertentu. Berbagai aliran politik juga hadir di masjid ini. Silakan belajar politik di masjid, tapi masjid jangan sampai di politisir. Silakan belajar dagang dan ekonomi di masjid, tapi jangan jadikan masjid sebagai tempat dagang,” jelas Bupati.

Dadang Naser juga berpesan kepada masyarakat setempat untuk bersama-sama menjaga, memelihara dan memakmurkan masjid, salah satunya dengan tautan doa.

“Membangun masjid itu penting, tapi yang lebih penting adalah memakmurkannya. Bagaimana agar terlahir kembali kader-kader umat yang berlimpah, yang dijaga akhlak dan konsistensinya untuk mengamalkan apa yang diamanatkan oleh agama kita,” harap Kang DN, panggilan akrab Dadang Naser.

Selain meresmikan Masjid Besar Ciparay, dalam kesempatan tersebut Kang DN juga meresmikan parkir elektronik Paralayang (parkir melayang). Ia menuturkan, tempat parkir berkapasitas 600 sepeda motor itu merupakan salah satu upaya mengatasi penumpukan kendaraan di jalan utama Ciparay.

“Ini merupakan sarana penunjang. Bangunan enam lantai ini diharapkan dapat mengatasi tumpukan kendaraan di jalan utama Ciparay, terutama di pagi hari,” pungkas Kang DN.