Optimalkan Peluang Usaha Anda dengan Analisis SWOT, Ini Caranya





analisis SWOT dalam usaha

Analisis SWOT sangat diperlukan saat Anda akan menjalankan atau mau mengembangkan usaha. SWOT merupakan salah satu metode untuk menggambarkan kondisi dan mengevaluasi suatu masalah, proyek, atau konsep usaha yang berdasarkan faktor eksternal dan faktor internal. SWOT yang terdiri dari strength, opportunities, weaknesesses, dan threats tersebut secara sederhana merupakan bagian untuk lebih mengenali segala potensi dan hambatan-hambatan dalam mengembangkan usaha.

Bagi Anda yang akan mengembangkan usaha sebagai upaya mencari penghasilan akibat pandemi Covid-19, analisis ini SWOT ini sangat diperlukan. Kita ambil contoh, misalnya Anda akan jualan produk rumahan (home industry) secara online (daring) dan offline/konvensional. Kita bisa menerapkan analisis SWOT berikut:

1. Strength (Kekuatan)
adalah sumberdaya keterampilan atau keunggulan keunggulan lain relatif terhadap pesaing dan kebutuhan pasar yang dilayani oleh perusahaan atau organisasi.  Ini berhubungan dengan sumber daya keuangan, citra, kepemimpinan pasar, hubungan pembeli dengan pemasok, dan faktor-faktor lain.

Faktor-faktor strength (kekuatan) yang dimaksud bisa dengan membuat daftar berikut, (silakan bisa Anda tambahkan sendiri):
- Kemauan saya sudah kuat untuk belajar jadi entrepreneur.
- Saya selalu ingin belajar dan belajar, terutama belajar dari kesalahan.
- Produk saya unik dan pasti menarik pembeli.
- Saya sudah bisa mengelola promosi dan marketing secara online, punya akun medsos buat dikelola.
- Saya punya fasilitas internet dan gadget buat pendukung promosi online.
- Untuk pengiriman produk, dekat dengan jasa ekspedisi, bisa dengan transportasi online, atau COD.
- Usaha saya bisa dijalankan di rumah.
- Ada modal buat mengembangkan usaha, produksi, dan kebutuhan lainnya.
- Bila kekurangan modal, ada yang siap untuk pinjaman modal usaha.
- Stok barang selalu tersedia atau bila butuh tambahan produk, punya suplier atau sudah siap tukang produksinya.
- Saya punya tim yang bisa kerja sama dari desain, produksi, sampai pemasaran.
- Selain secara online, pembeli bisa membeli langsung ke tempat usaha saya.

2. Weakness (Kelemahan)
adalah keterbatasan atau kekurangan dalam sumberdaya, keterampilan, dan kapabilitas yang secara serius menghambat kinerja efektif perusahaan atau organisasi. Fasilitas, sumber daya keuangan, kapabilitas manajemen, keterampilan pemasaran, citra merek dapat merupakan sumber kelemahan.

Faktor-faktor kelemahan, jika orang berbicara tentang kelemahan yang terdapat dalam tubuh suatu perusahaan, yang dimaksud ialah keterbatasan atau kekurangan dalam hal sumber, keterampilan dan kemampuan yang menjadi penghalang serius bagi penampilan kinerja organisasi yang memuaskan.

Faktor-faktor weakness (kelemahan) yang dimaksud bisa dengan membuat daftar berikut, (silakan bisa Anda tambahkan sendiri):
- Produk yang saya buat terlalu umum, belum punya ciri khas.
- Terlalu banyak saingan, dimana produk yang saya jual sudah banyak di pasaran.
- Saya masih belajar usaha, harus banyak belajar dan berlatih.
- Mental usaha saya kadang moody, kalau lagi jatuh suka bingung sendiri.
- Lokasi tempat usaha saya sempit dan jauh dari jalan (akses transportasi)
- Saya masih terhitung gaptek untuk mengelola promosi atau penjualan lewat online.
- Modal saya masih sangat terbatas.
- Tim usaha saya sangat kurang dan bila pun ada belum berpengalaman.

3. Opportunity (Peluang)
merupakan situasi penting yang menguntungkan dalam lingkungan perusahaan atau organisasi. Kecenderungan-kecenderungan penting merupakan salah satu sumber peluang. Identifikasi segmen pasar yang tadinya terabaikan, perubahan pada situasi persaingan atau peraturan, perubahan teknologi, serta membaiknya hubungan dengan pembeli atau pemasok dapat memberikan peluang bagi perusahaan atau organisasi.

Faktor-faktor opportunity (peluang) yang dimaksud bisa dengan membuat daftar berikut, (silakan bisa Anda tambahkan sendiri):
- Usaha atau produk yang akan/sedang saya jalankan belum banyak saingan di daerah saya.
- Saya terbiasa main medsos setiap hari, bisa mengelola akun medsos saya untuk dijadikan media promosi dan marketing.
- Jumlah produksi bisa ditambah karena saya bisa membuat sendiri.
- Saya banyak jaringan teman, komunitas, dan friendlist di medsos buat jadi peluang promosi.
- Saya punya modal dana untuk memulai atau mengembangkan usaha.
- Saya punya channel untuk mengikuti pameran usaha/produk di daerah saya.

4. Threats (Ancaman)
adalah situasi penting yang tidak menguntungkan dalam lingkungan perusahaan atau organisasi. Ancaman merupakan pengganggu utama bagi posisi sekarang yang diinginkan organisasi. Masuknya pesaing baru, lambatnya pertumbuhan pasar, meningkatnya kekuatan tawar-menawar pembeli atau pemasok penting, perubahan teknologi serta peraturan baru atau yang direvisi dapat menjadi ancaman bagi keberhasilan perusahaan.

Faktor-faktor threats (ancaman) yang dimaksud bisa dengan membuat daftar berikut, (silakan bisa Anda tambahkan sendiri):
- Daya beli masyarakat di masa pandemi ini dikhawatirkan masih kurang,
- Ada produk sejenis yang harganya lebih murah dengan kualitas lebih bagus.
- Usaha saingan lebih responsif terhadap calon klien dibanding saya.
- Modal pinjaman harus segera dikembalikan.
- Harga bahan baku bisa naik secara tiba-tiba.
- Anggota tim saya suatu saat bisa keluar.

-------
Artikel lainnya seputar peluang usaha LIHAT DI SINI