Ribuan Siswa Ikuti Gebyar Gelar Lomba Pengembangan Pembinaan Kesiswaan SMP 2019

share to whatsapp




Gebyar Gelar Lomba Pengembangan Pembinaan Kesiswaan jenjang SMP 2019

Sekitar lima ribu orang memadati arena Stadion Sidolig, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Selasa (30/4/2019). Mereka berkumpul bukan tanpa alasan, melainkan dalam rangka mengikuti Gebyar Gelar Lomba Pengembangan Pembinaan Kesiswaan jenjang SMP 2019.

Dalam gelaran tersebut, para siswa SMP tersebut mengikuti berbagai ajang perlombaan. Di antara perlombaan itu adalah Gala Siswa Indonesia (GSI), Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), serta Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N).

Berbagai cabang lomba serta cabang olah raga akan dilaksanakan. Tak kurang dari 11 cabang lomba dan pertandingan yang akan digelar selama kurun waktu kurang lebih satu minggu.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung Hikmat Ginanjar mengatakan bahwa peningkatan mutu pendidikan tidak hanya pada bidang akademik saja, melainkan juga bidang non akademik seperti lomba-lomba seni dan olah raga.

"Kegiatan rutin yang diadakan setiap tahun ini dapat meningkatkan kecintaan dan apresiasi terhadap bidang olah raga dan seni, serta meningkatkan kecakapan kolaboratif, kreativitas, dan kooperatif," ungkap Hikmat dalam sambutannya.

Di samping itu, dia menilai gelaran semacam ini dapat meningkatakan kesehatan jasmani dan rohani, meningkatkan mutu akademis, serta menciptakan kondisi kompetitif secara sehat.

"Tak cukup sampai di situ, perlombaan semacam ini dapat melatih sportivitas dan tanggung jawab, meningkatkan bakat dan minat siswa dalam bidang olah raga dan seni, serta meningkatkan persatuan, kesatuan, dan persaudaraan antarsiswa khususnya di kota Bandung dan seluruh Indonesia," bebernya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang PPSMP Dinas Pendidikan Kota Bandung, Hadiana Soeriaatmadja menyebutkan bahwa perlombaan dalam kegiatan ini terdiri dari Festival tari kreasi, Festival musik tradisional, Solo Vokal, Duet Gitar, Lomba poster, dan lain sebagainya.

Adapun GSI diikuti oleh 30 tim yang berasal dari 30 kecamatan dengan total peserta 600 orang, FLS2N total peserta 377 orang, O2SN diikuti oleh total peserta 614 orang.

"Kami ingin sikap sportivitas dan kompetitif peserta didik dapat tumbuh, membina dan mengembangkan bakat, minat, potensi dan kreativitas siswa sekaligus mencari bibit-bibit terbaik siswa SMP Kota Bandung yang akan diikutsertakan dalam ajang lomba di tingkat provinsi dan nasional," tuturnya.