Informasi

Film Preman Pensiun Tayang di Bioskop 17 Januari 2019




Jadwal tayang film Preman Pensiun

Menghadirkan puluhan tokoh dengan karakter unik, sinetron Preman Pensiun yang pernah tayang di RCTI sukses menjadi tayangan hiburan yang disukai masyarakat. Sajian cerita yang tidak melangit namun menyuguhkan tontonan yang merakyat dan mudah dicerna penonton ragam kalangan. Maka, sosok tokoh Kang Bahar, Kang Mus, Komar, Bos Jamal, Kinanti, Emak, Kang Pipit, Kang Murad, Ceu Edoh, Gobang, Bohim, Ceu Esih, Diza, Dikdik, Saep, Ubed, dan lainnya telah mendapat tempat di hati masyarakat penggemar sinetron ini.

Juga tak dapat dilewatkan adalah sosok Kang Bahar yang diperankan oleh aktor kawakan almarhum Didi Petet. Dari cerita yang bergulir, pasca wafatnya Kang Bahar, tongkat estafet kepemimpinan akhirnya diwariskan ke Kang Mus. Bukan saja jalan cerita yang membumi dengan bumbu komedi, nilai-nilai kehidupan di sinetron ini mendapat tempat tersendiri para penggemarnya.

Dan bila Anda penasaran dengan kelanjutan kisah Kang Mus dan anak buahnya, pada 17 Januari 2019 film Preman Pensiun akan tayang di bioskop. Film ini sendiri mendapatkan dukungan dari MNC Pictures yang menjadi produser dan juga mantan Pangdam Siliwangi Deddy Taufik. Selain itu para pemain dan kru, yang berjumlah 99 orang, akan menjadi agen pemasaran film yang jitu untuk menaikan rating Preman Pensiun.

Untuk pengambilan gambar perdana film Preman Pensiun sendiri sudah dimulai pada Sabtu 21 April 2018. Film yang naskahnya ditulis dan disutradarai Aris Nugraha itu berkisah tentang para preman yang belum sepenuhnya pensiun sehingga memicu terjadinya perang saudara. Awalnya film ini akan ditayangkang di bioskop pada September 2018 kemarin namun kemudian diundur.

Susunan pemain untuk film tidak jauh berbeda dengan format sinetronnya. Ada Epy Kusnandar sebagai Kang Mus, Tya Arifin sebagai Kinanti, Pitra sebagai Pipit dan tokoh-tokoh lainnya. Sang penulis dan sutradara sendiri, mengungkapkan memiliki target yang cukup besar yakni mampu menarik sekitar lima juta penonton. Menurut sutradara yang juga pernah main jadi sosok guru di film Dilan 1990 ini menyatakan, pengambilan gambar film menjadi ajang reuni sekaligus kembalinya para pemeran serta kru dalam kancah perfilman Indonesia.


share to whatsapp