Mendikbud Silaturahmi dengan Guru-Guru Peserta Pelatihan K-13





Kunjungan Kemendikbud di Bandung

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung Elih Sudiapermana menghadiri acara silaturahmi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Muhadjir Effendy bersama guru dan Kepala Sekolah Peserta pelatihan Kurikulum 2013. Dalam silaturahmi tersebut juga dilaksanakan peresmian gedung Laboratorium PPPPTK IPA. Acara berlangsung di gedung PPPPTK IPA Bandung, Jumat 19 Mei 2018.

Hadir dalam kegiatan tersebut, peserta pelatihan Kurikulum 2013 yang telah mengikuti kegiatan dari tanggal 14 Mei 2018 dan para kepala sekolah jenjang SD, SMP dan SMA tahun 2018 dari Provinsi Kalteng, Kaltim, Kalsel, Kaltara dan Jabar.

Dalam arahannya Mendikbud menyebutkan, bahwa guru itu akar rumput yang sangat menentukan berhasil tidaknya pendidikan. Orang yang di bawahnya akan sangat menentukan. Bukan Menteri atau Kepala Dinas yang menentukan mutu pendidikan.

“Pendidikan harus dibenahi dari berbagai aspek. Negara kita yang merupakan kepulauan tetap harus memberikan pelayanan yang sama, dengan harapan mampu menghasilkan output yang sama,”tutur Mendikbud.

Guru itu harus panggilan jiwa, cirinya tidak banyak mengeluh namun harus lebih banyak bersyukur. Setelah mengikuti pelatihan ini guru harus ada perbaikan. Niatkan dalam hati utuk lebih memperbaiki diri.

Dalam kesempatan tersebut Mendikbud didampingi Kepala Dinas Pendidikan Provinsi, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung serta Kepala Sekolah SDN 085 Ciumbuleuit juga memberi penjelasan di hadapan para media terkait penutupan foto simbol negara di SDN 085 Ciumbuleuit Bandung beberapa waktu lalu.

“Kejadian itu berkaitan dengan telah diselenggarakannya USBN. Memang dalam salah satu ketentuan, semua alat peraga yang diperkirakan akan menganggu pelaksanaan ujian harus dikeluarkan atau ditutup, maka berkaitan degan itu supaya menjadi maklum semuanya jangan sampai ada interpetasi di luar itu. Ke depannya supaya untuk simbol negara seperti gambar Presiden, Wakil Presiden serta Garuda Pancasila supaya tidak ditutup atau dikeluarkan kecuali alat peraga yang lain,” tutur Mendikbud. *(Niradea – Disdik Bandung)

--------

Baca info-info seputarbandungraya.com lainnya di GOOGLE NEWS