Eagle Awards Documentary Competition (EADC) 2016 Mengusung Tema "Indonesia Sehat"





Bertempat di Salman Academy ITB, Jln. Ganesha No.7 Bandung, pada 26 Mei 2016, dimulai pukul 10.00 - 15.00 WIB, gelaran Roadshow Eagle Institute Indonesia pembicara antara lain: Filmmaker  Ariani Djalal, Ketua Harian Eagle Institute Indonesia Bambang Hamid,  Alumni EA 2015  Wisnu Dwi Prasetyo dan Kabag Kemenkes Busroni, Ketua YPM Salman ITB Sarif hidayat. Kegiatan ini merupakan rangkaian roadshow Eagle Awards Documentary Competition 2016, yakni ajang kompetisi dokumenter bagi anak-anak muda dari kalangan mahasiswa yang aktif, kreatif dan memiliki minat pada bidang film dokumenter.

Mengusung Tema "Indonesia Sehat"
Eagle Awards Documentary Competition pada pelaksanaannya yang ke-12, hadir dengan tema “Indonesia Sehat”. Melalui tema tersebut, kegiatan ini mengajak kaum intelektual muda Indonesia untuk kembali berpikir secara kritis dan memberikan alternatif sudut pandang terhadap realitas perkembangan kesehatan dan seluruh dinamikannya di Indonesia. Melalui tema ini, diharpkan bisa memotret cerita-cerita perjuangan dan upaya orang-orang biasa dengan kehidupan luar biasa.

“Tujuan Eagle film dokumenter adalah untuk merekam sejarah. Manfaat Eagle Awards adalah sebagai  jalan pintas untuk ikut kompetisi. Minimal nama kita muncul di tv nasional,  tidak perlu hal-hal serius,  karena ide sepele pun bisa dijadikan film dokumenter,” tutur Ketua Harian Eagle Institute Indonesia Bambang Hamid

Salman Film Academy pun menyambut baik Eagle Institute.

"Film adalah sebuah sekolah, kesehatan adalah salah satu pilar, untuk menjadi sukses perlu bermandi keringat bahkan bersimbah darah,” tutur ketua YPM Salman ITB Sarif hidayat

Sementara Kabag Kemenkes Busroni, mengatakan, tantangan untuk tau tentang kesehatan dan tentang film. Hal ini karena kesehatan sering diangkat di media hanya bagian negatifnya saja, mau kaya raya seperti apapun susah kalau kita tidak sehat. Kesehatan tidak ada habisnya.

Acara kali ini diisi dengan pemutaran beberapa film dokumenter. Salah satunya adalah film "Dokter untuk Bangsa: dan film "Dolanan Kehidupan". Film "Dokter untuk Bangsa" menceritakan perjuangan seorang dokter Asmayanti Asrum untuk masuk ke daerah yang sulit dijangkau dengan melalui medan jalan yang sangat ekstrem untuk memberikan pelayanan kesehatan ke daerah terpencil.

Sedangkan film "Dolanan Kehidupan" menceritakan perjalanan hidup seorang nenek berusia 120 tahun yang menjalani hidupnya sebagai pengrajin mainan anak-anak dan sekaligus menjual barang tersebut untuk bisa bertahan hidup.
Persyaratan Mengikuti Eagle Awards Documentary Competition  2016

Ruang lingkup tema “Indonesia Sehat” menyangkut kesehatan masyarakat, kesehatan lingkungan, pelayanan kesehatan, inovasi dan pengembangan, partisipasi publik. Berikut deskripsi kerangka ruang lingkup tema dan peluang dinamika cerita yang bisa menjadi rujukan bagi pengumpulan ide cerita dalam Eagle Award
Persyaratan Umum:
1. WNI yang berdomisili di Indonesia berusia 19-35 Tahun.
2. Lulusan sekolah tinggi (Akademi, Institute, Perguruan Tinggi) atau sedang kuliah (berstatus mahasiswa)/ minimal pernah kuliah selama 2 semester.
3. Belum pernah menjadi finalis Eagle Awards.
4.Bukan tenaga professional di lembaga Broadcasting atau film (dan, atau sedang bekerja di lembaga tersebut) kecuali mereka yang aktif di TV komunitas.
5. Mendaftarkan diri sebagai tim yang terdiri dari 2 orang.
6. Memiliki motivasi dan komitmen yang kuat untuk mempelajari pembuatan film dokumenter dan berkomitmen menjadi sineas film dokumenter.
7. Mengisi formulir pendaftaran secara online dengan lengkap yang berisi semua keterangan mengenai data diri, proposal film yang diajukan, data riset, serta foto copy KTP yang dikirim kepada panitia dalam satu paket pengiriman.
8. Formulir dapat diisi secara online atau dengan download formulir proposal melalui www.eagleinstitute.id/submission 9. Mengirim formulir proposal hardcopy ke:
EADC 2016
Metro TV (lobby Grand) Jl. Pilar Mas Raya Kav A-D Kedoya
Jakarta Barat 11520
UP: Panitia EADC 2016

Persyaratan Khusus:
1. Form proposal yang diajukan bertemakan “Indonesia Sehat”
2. Form Proposal yang diajukan harus memiliki ide cerita yang menarik, sudut pandang yang unik serta data-data riset yang kuat.
3. Form proposal tersebut memungkinkan untuk diwujudkan ke dalam film dokumenter berdurasi 21 menit.
4. Calon penerima beasiswa bersedia mengikuti rangkaian kegiatan Eagle Awards secara penuh yang terdiri dari seleksi, pelatihan, produksi, pasca produksi film dokumenter hingga malam anugrah Eagle Awards menurut jadwal yang telah ditentukan oleh panitia.
5. Menyetujui bahwa hak untuk setiap dan semua bagian yang telah diberikan kepada panitia Eagle Awards dalam bentuk tertulis, tercetak, tersiar, terekam di pita, versi elektronik dan digital serta lainnya yang merupakan hasil pengerjaan proyek dipegang sepenuhnya oleh  Eagle Institute Indonesia dan Metro TV.
6. Mengikuti seluruh rangkaian On Air dan Off Air yang diselenggarakan oleh Eagle Institute Indonesia dan Metro TV dalam rangka sosialisasi, meningkatkan kesadaran, dan promosi Eagle Awards.

--------

Baca info-info seputarbandungraya.com lainnya di GOOGLE NEWS