Informasi

Mekanisme dan Jadwal SNMPTN 2018




Info SNMPTN 2018

Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2018 telah dibuka. Saat ini sedang berlangsung pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PPDS) yang dilakukan oleh kepala sekolah. Kepala sekolah dihimbau untuk segera mengisi PPDS ini sesuai kenyataan yang ada. Karena selama ini kendala dalam SNMPTN ini dari sekolah yang tidak mengisi ini. Jika Kepsek mengalami kendala pengisian ini bisa langsung klik kolom bantuan di PPDS tersebut.

Selain itu, sekolah yang siswanya mengikuti SNMPTN adalah siswa yang memiliki nomor pokok sekolah nasional (NPSN) dan mengisi data prestasi siswa. Siswa yang masuk SNMPTN diingatkan jangan terpengaruh hasil bimbel karena penilaian ini dari pusat dan pusat yang akan seleksi.

SNMPTN merupakan pola seleksi nasional berdasarkan hasil penelusuran prestasi akademik dengan menggunakan rapor semester 1 sampai semester 5 dan sampai semester 7 bagi SMK yang masa belajarnya empat tahun serta portofolio akademik. Adapun untuk pendaftar tidak dipungut biaya apa pun. Biaya penyelenggaraan SNMPTN sepenuhnya ditanggung Pemerintah.

Adapun jadwal pelaksanaan SNMPTN 2018:
- Pengisian dan Verifikasi PDSS:13 Januari – 10 Februari 2018
- Pendaftaran SNMPTN:21 Februari – 6 Maret 2018
- Pengumuman Hasil Seleksi:17 April 2018
- Proses verifikasi dokumen peserta dan/atau pendaftaran ulang di PTN masing-masing bagi yang lulus seleksi dilaksanakan hari Selasa, 8 Mei 2018 (bersamaan dengan pelaksanaan ujian tulis SBMPTN 2018).

Untuk jumlah pilihan PTN dan Program Studi:
- Pendaftar dapat memilih sebanyak-banyaknya 2 (dua) PTN. Apabila memilih 2 (dua) PTN, salah satu PTN harus berada di provinsi yang sama dengan SMA/MA/SMK asalnya, apabila memilih satu PTN, pendaftar boleh memilih PTN yang berada di provinsi mana pun.
- Pendaftar dapat memilih sebanyak-banyaknya 3 (tiga) program studi dengan ketentuan 1 (satu) PTN maksimal 2 (dua) program studi.
- Urutan pilihan PTN dan program studi menyatakan prioritas pilihan.
- Siswa SMK hanya diizinkan memilih program studi yang relevan dan ditentukan oleh masing-masing PTN.

Pendaftar diseleksi di PTN pilihan pertama berdasarkan urutan pilihan program studi.
Pendaftar yang memilih program studi di 2 (dua) PTN, jika tidak lulus di PTN pilihan pertama, pendaftar akan diseleksi di PTN pilihan kedua berdasarkan urutan prodi dan ketersediaan daya tampung.

Untuk SNMPTN 2018, panitia pusat tidak akan menggunakan nilai hasil ujian nasional untuk menjadi salah satu rujukan penerimaan calon mahasiswa. Namun, untuk seleksi jalur mandiri yang diselenggarakan masing-masing kampus, nilai UN masih memungkinkan untuk dijadikan rujukan. Hal tersebut karena jalur mandiri ini bergantung kebijakan rektor masing-masing kampus.

Daftar program studi dan daya tampung SNMPTN tahun 2018 dapat dilihat pada laman http://www.snmptn.ac.id selama periode pendaftaran. Sementara untuk siswa pendaftar dari keluarga tidak mampu dapat mengajukan bantuan biaya pendidikan Bidikmisi melalui laman http://bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id.