Informasi

Talkshow Pranikah, Persiapan Mahasiswa Mengarungi Mahligai Rumah Tangga




Talkshow pranikah di ECO Bambu Cipaku

Pelaksanaan Talkshow pra nikah dilakukan di ECO Bambu Cipaku, pada Selasa, 14 November 2017. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa S1 Angkatan 2015 Program Studi Pendidikan Luar Sekolah sebanyak 49 peserta. Kegiata ini difasilitasi oleh Mahasiswa Pascasarjana dari program studi yang sama. Talkshow ini merupakan bukti pengabdian Departemen Pendidikan Luar Sekolah UPI yang bekerjasama dengan Sanggar Seni Budaya ECO Bambu Cipaku sebagai bentuk kontribusi  mempersiapkan generasi muda berkualitas. 

Tema kegiatan talkshow ini adalah, “Membangun keluarga masa depan, ‘ga pake galau ga pake kacau’”. Menurut ketua pelaksana, Mustadim Wahyudi, S. Pd., pengambilan tema didasarkan atas permasalahan angka perceraian periode 2005-2010 yang mencapai 70% secara nasional, dan Bandung menempati urutan pertama. Bahasa yang digunakan untuk tema, sengaja diambil dengan menggunakan bahasa “kekinian”. Tujuannya untuk menarik minat peserta yang ke seluruhannya adalah mahasiswa yang berusia dewasa awal.

Materi talkshow pranikah disampaikan oleh Kang Miftah Farid Al Qordoni S.Kom.I., S.Pd.I. Beliau merupakan salah seorang pembicara dalam berbagai seminar dan kajian pranikah di KUA Kota Bandung. Isi talkshow secara garis besar menjelaskan tentang persiapan menikah, mulai dari persiapan pribadi untuk menjemput jodoh dan mengarungi kehidupan setelah pernikahan.

Langkah awal dalam mempersiapkan pernikahan dimulai dari mempersiapkan visi dan misi, meluruskan niat, membangun motivasi diri, serta mempersiapkan bekal, baik berupa ilmu, bekal mental dan psikologis, fisik, dan finansial. “Ketika bingung menentukan pilihan dalam hal jodoh, jadikan istikharah sebagai solusi terbaik dalam memecahkan masalah”, ujar Kang Miftah sembari menjawab pertanyaan salah satu peserta Talkshow.

Peserta mengganggap talkshow ini sangat relevan dengan kebutuhan dan sangat bermanfaat bagi mahasiswa yang sudah memasuki usia menikah. Acara sangat berwarna dengan tanggapan positif dan ekspresif yang ditunjukkan dengan berbagai ujaran spontan yang keluar. Bentuk acara talkshow membuat peserta lebih kooperatif untuk bertanya dan memberikan tanggapan.

Walaupun disisi waktu, pelaksanaan acara mengalami keterlambatan. “Waktu untuk mempersiapkan acara ini kami akui kurang. Tapi kami harap tidak mengurangi esensi talkshow ini”, ujar para panitia Talkshow Pranikah dari mahasiswa pascasarjana PLS 2017 UPI.

Terlepas dari kekurangan dan kelebihan dalam penyelenggaraan acara Talkshow Pranikah ini, ada makna penting yang ingin disampaikan.  “Acara ini bertujuan untuk mempersiapkan para mahasiswa untuk mengarungi kehidupan rumah tangga di masa depan, sia membangung rumah tangga secara lebih terencana dan matang,  hingga bisa membangun rumahtagngga yang sakinah,  mawadah dan warahmah”, ujar Prof. DR. Hj. Ihat Halimah, M.Pd., dosen pengampu.