Newsticker

Empat Sekolah Wakili Bandung di LSS Tingkat Jabar




4 sekolah wakil Bandung di LLS jabar

Wakil Wali Kota Bandung Oded M. Danial memberikan motivasi kepada kepala-kepala sekolah yang akan mengikuti Lomba Sekolah Sehat (LSS) tingkat Provinsi Jawa Barat, di Ruang Tengah Balai Kota Bandung, Rabu (8/11/2017).

Tahun ini, telah ada empat sekolah yang mewakili Kota Bandung mengikuti ajang tersebut. Keempat sekolah tersebut telah lolos seleksi Lomba Sekolah Sehat tingkat Kota Bandung.

Sekolah-sekolah itu antara lain TK Haruman, SD Gagas ceria, MTsN 2 Kota Bandung, dan SMKN 11 Bandung. Masing-masing mewakili kategori TK, SD, smp/sederajat, dan SMA/sederajat.

Pada pertemuan antara Wakil Wali Kota Bandung dengan para kepala sekolah, turut hadir tim penilai LSS Provinsi Jawa Barat Panca dan jajaran. Tim tersebut menerima paparan dari tiap-tiap kepala sekolah terkait program sekolah sehat yang dijalankan di lembaga masing-masing.

TK Haruman, misalnya, yang menitikberatkan pada pendidikan kesehatan usia dini. Sekolah yang terletak di Kec. Ujungberung itu biasa menyajikan menu makan siang sehat bagi para siswa dan mengajarkan anak-anak tentang pola hidup sehat.

Sementara itu, SD Gagas Ceria lebih mengedepankan pendidikan kebersihan melalui pengalaman langsung di luar kelas. Sekolah yang sebagian besar siswanya berasal dari kalangan menengah atas itu punya tantangan lebih untuk mengajarkan anak didiknya memahami cara-cara membersihkan kan sendiri lingkungan mereka.

SD yang terletak di Kec. Lengkong itupun sering mengajak para siswa untuk menggerakkan tubuh. Pasalnya, banyak di antara para siswanya memiliki kelebihan massa tubuh.

Lain halnya dengan MTsN 2 Kota Bandung yang mengutamakan fasilitas yang hijau dan sehat. Sekolah ini memiliki taman yang terawat dan kantin yang dijaga kualitas makanannya.

Berbeda pula dengan SMKN 11 Kota Bandung. Di sekolah yang terletak di Kec. Cicendo itu membentuk banyak tim untuk mengkampanyekan kesehatan. Ada tim yang bertugas untuk mengolah sampah menjadi produk yang bermanfaat seperti pupuk dan kerajinan tangan.

Oded mengapresiasi sekolah-sekolah yang telah menelurkan berbagai inovasi untuk mendidik para siswa menuju hal positif. Baginya, inovasi tersebut telah sejalan dengan pilar Kota Bandung yang salah satunya adalah inovasi.

"Kalau sudah begini, harusnya semuanya menang," ujar Oded memotivasi seraya berkelakar.

Ia mengatakan, pemerintah kota punya political will untuk mengerahkan seluruh sumber daya yang ada agar berkolaborasi dengan sekolah dalam bentuk apapun. Tujuannya agar baik siswa maupun guru bisa turut berkontribusi pada masyarakat dan lingkungan.

"Kami juga punya inovasi regulasi, kolaborasi juga sedang berproses. Terlihat semuan instrumen Kota selalu berkolaborasi," tandasnya.

Lomba Sekolah Sehat tingkat Jawa Barat ini diikuti oleh 22 kota/kabupaten. Jumlah tersebut adalah yang telah mendaftar dan lolos seleksi administrasi. Secara keseluruhan, jumlah peserta terdiri dari 14 TK, 15 SD/sederajat, 22 SMP/sederajat, dan 10 SMA/sederajat.