Newsticker

Disdik Kota Malang Studi Banding ke Disdik Kota Bandung




Studi Banding Disdik Malang ke Bandung

Dinas Pendidikan Kota Bandung menjadi sasaran studi banding dalam rangka pembinaan kinerja aparatur di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Malang. Diterima oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bandung, Mia Rumiasari, seluruh sistem pelayanan dipaparkan kepada puluhan pejabat eselon dan staf Disdik Kota Malang di aula SMPN 5 Bandung pada hari Kamis (19/10/2017).

Selain studi mengenai Standar Pelayanan Minimal dan berbagai sistem aplikasi pelayanan pendidikan yang dikembangkan di Kota Bandung, Dinas Pendidikan Kota Malang tertarik dengan sistem reward dan punishment yang digagas oleh Walikota Bandung, BapakRidwan Kamil.

“Untuk meningkatkan kinerja, Pak Wali membuat kebijakan terkait remunerasi, itu juga tidak mudah didapat, seluruh pegawai beserta pejabat harus melaporakann kinerjanya setiap hari melalui aplikasi E-RK,” ujar Sekdisdik, dalam paparannya saat ditanya mengenai tunjangan kinerja.

Seperti diketahui, Pemerintah Kota Bandung memberikan tunjangan untuk pelaksana struktural mulai dari kisaran 4 juta hingga 7 juta perbulan jika seluruh komponen penilaian kinerja terpenuhi. Penilaiannya meliputi kehadiran, laporan pekerjaan yang di input dalam E-RK (elektronik- Remunerasi Kinerja) dan penilaian personal dari sesama staf.

PPDB Kota Bandung
Selain itu, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kota Bandung dinilai baik untuk dijadikan bahan pertimbangan penetapan kebijakan di Kota Malang. Mengingat PPDB Online di Kota Bandung sudah direkomendasikan oleh KPK untuk digunakan di Provinsi Sumatera Utara. PPDB Online dinilai cukup baik dalam upaya mencegah gratifikasi di lingkungan Pendidikan.

Kegiatan studi banding ini memuat hubungan mutualisme yang baik, dimana Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bandung, Ibu Mia Rumiasari tertarik dengan sudah dibangunnya rumah autis dengan menggunakan APBD Kota.

“Kota Bandung saat ini sedang merumuskan draft tentang pendidikan inklusif, dan diskusi kali ini ada beberapa hal bisa menjadi bahan masukan bagi kami” tutur Sekdisdik saat ditemui di akhir kegiatan.