Newsticker

Putri Gayatri Jadi Pembicara Termuda Konferensi Kesehatan Nasional




Putri Gayatri SMAN 1 Banjaran Kab Bandung

Putri Gayatri, siswi Kelas XII IPA SMAN 1 Banjaran, diundang sebagai pembicara termuda pada Konferensi Kesehatan Nasional. Putri yang juga tergabung dalam Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Bandung ini mengampanyekan tentang upaya penurunan angka pernikahan usia anak di Kabupaten Bandung.

"Putri di sana jadi pembicara termuda di antara profesor dan doktor yang hadir. Putri membicarakan upaya penurunan angka pernikahan usia anak di Kabupaten Bandung," ucap gadis kelahiran Bandung 12 Februari 17 tahun silam ini.

Tak hanya dalam simposiun kesehatan, sebelumnya Putri juga mewakili anak Indonesia untuk menyuarakan harapannya di ajang Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) Internasional di Amerika untuk stop pernikahan usia anak.

"Putri harap, anak anak bisa dilibatkan dalam menjalankan program pembangunan pemerintah. Kita pasti bisa mewujudkan pembangunan yang lebih baik," pungkas Putri.

Putri Gayatri merupakan aset Kabupaten Bandung dimana remaja multitalenta tersebut pernah meraih beberapa prestasi. Salah satunya, bersama Gita Ayudhia Fitriani dari SMAN 1, ia baru saja terpilih sebagai Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) tingkat Jabar 2017.

Keduanya sebelumnya mengikuti Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ tingkat Kabupaten dan berhasil lolos ke tingkat Provinsi Jabar. Keduanya lalu berkompetisi dengan 35 pelajar lain dari sejumlah kabupaten/kota se-Provinsi Jabar yang seleksinya digelar dari tanggal 06 s,d, 10 Agustus 2017 di Hotel Pangrango Resort Sukabumi.

Sementara pada  pada Sabtu, 19 September 2015, Putri pun pernah ke New York, Amerika Serikat, untuk mewakili Indonesia dalam Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa ke-70. Sidang Umum PBB akan berlangsung 25-27 September 2015. Putri menjadi bagian 20 delegasi dari 19 negara. Di sana mereka menyampaikan aspirasi dan permasalahan anak-anak yang ada di sekitar mereka.

Remaja kelahiran Bandung, 12 Februari 2000, ini mengikuti acara tersebut atas usulan Non-Governmental Organization (NGO) Save The Children. Putri mengenal NGO saat duduk di kelas II sekolah menengah pertama. Ia sering mengikuti acara kampanye NGO.