Informasi

Kemendikbud Berikan Penghargaan GTK Berprestasi dan Berdedikasi 2017




Penghargaan GTK Berprestasi dan Berdedikasi

Kemendikbud memilih sebanyak 108 Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Berprestasi dan Berdedikasi Tahun 2017, dari 875 total GTK dari seluruh Indonesia. Pemilihan ini berlangsung sejak tanggal 14 Agustus 2017  hingga 19 Agustus 2017 melalui proses seleksi tes tertulis, wawancara, penilaian portofolio, penilaian praktik baik (best practice) dan presentasi, dengan dua hari durasi ujian yaitu tanggal 15 s.d. 16 Agustus 2017.

Para pemenang akan mendapatkan hadiah beragam, yaitu hadian Uang Pembinaan sebesar Rp 20 juta, komputer jinjing bagi peraih pemenang pertama. Pemenang kedua berkesempatan untuk meraih uang pembinaan sebesar Rp. 17.5 juta, dan komputer jinjing. Pemenang ketiga mendapatkan sejumlah Rp 15 juta sebagai hadiah uang pembinaan.

Mendapatkan sertifikat
Tidak hanya itu, seluruh peserta lomba mendapatkan sertifikat yang ditandatangani oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy, sebagai guru berprestasi dan berdedikasi, sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap pemberdayaan GTK yang telah memberikan prestasi, dan dedikasinya terhadap dunia pendidikan.

Penyelenggaraan Pemilihan Guru Berprestasi sebelum masuk pada tingkat nasional dilaksanakan secara bertingkat, mulai dari tingkat satuan pendidikan, tingkat kabupaten/kota, tingkat provinsi, sampai pada tingkat nasional, dengan 36 kategori yakni, Guru Taman Kanak-Kanak (TK), Kepala TK, Guru TK daerah khusus (berdedikasi), Kepala TK Daerah Khusus (Berdedikasi) dan Pengawas TK.

Pada satuan pendidikan dasar, terdapat guru SD berprestasi, kepala SD berprestasi, Pengawas SD berprestasi, Guru SD/SMP penyelenggara pendidikan Inklusi, Guru SD Luar Biasa/SMP Luar Biasa, Pengawas Pendidikan Luar Biasa, Kepala SD Daerah Khusus, Kepala SLB/SDLB/SMPLB/SMALB/SKh. Pada jenjang SMP, terdapat peserta dari guru SMP, kepala SMP, Kepala SMP Daerah Khusus, pengawas SMP, Pengawas Sekolah di Daerah Khusus, Tenaga Administrasi Sekolah SMP, dan Tenaga Perpustakaan SMP.

Sedangkan, pada jenjang sekolah menengah, terdapat peserta dari guru SMA, kepala SMA, Pengawas SMA, guru SMA Luar Biasa, guru SMA/SMK Berdedikasi Pendidikan Menengah, guru SMA/SMK penyelenggara pendidikan inklusi, kepala SMA/SMK Daerah Khusus, Tenaga Laboratorium/Laboran SMA, Tenaga Perpustakaan SMA, dan Tenaga Administrasi SMA. Pada jenjang SMK, terdapat peserta dari guru SMK, kepala SMK, pengawas SMK, Teknisi/Laboran/Pranata Laboratorium Pendidikan SMK (Teknologi Hasil Pertanian, Tata Boga), dan tenaga administrasi SMK.