Newsticker

Profil Gian Zola Nasrulloh



Pemain muda berbakat ini lahir saat euforia Reformasi '98 masih hangat di negeri ini. Nama lengkapnya Gian Zola Nasrulloh. Pemain Persib seangkatan Febry Hariyadi ini lahir di Bandung pada 5 Agustus 1998. Bintang masa depan Persib dan Timnas Indonesia ini lahir dari pasangan Budi Nugraha dan Yuyun Zuwariah.

Nama Gian Zola memang serasa tak asing dengan dunia sepakbola. Di tim biru Chelsea ada pemain bernama Gianfranco Zola. Nama pemain bola dunia pula disematkan pada sang adik, Beckham Putra Nugraha. Sang adik pun jadi generasi penerus dengan telah bergabung di Persib U-15. Zola asal Bandung ini pernah bergabung di SSB UNI dan Saswco.

Terlahir dari keluarga yang gemar sepakbola, Zola bersama sang adik benar-benar fokus dalam dunia si kulit bundar tersebut. Torehan presasi Zola pernah diraihnya hingga ke tingkat internasional. Salah satunya, Zola pernah menyabet gelar pemain terbaik Asia Pasifik dalam turnamen Manchester United Premier Cup (MUPC) 2013 di Trafford Training Centre, Carrington, Manchester, Inggris.

Berikut ini data dan fakta seputar Gian Zola yang kami rangkum dari berbagai sumber:
1. Pernah bertemu Lionel Messi
Zola pernah bertemu Lionel Messi di Qatar sebagai satu dari 5 pemain muda Indonesia berbakat pilihan Indosat.

2. Kontrak dengan Persib
Zola membela Persib senior pada usia 17 tahun dan meneken kontrak untuk empat tahun. Di Persib 2017, Zola bernomor punggung 8.

3. Pernah tiga kali gagal seleksi Persib
Ia pernah tiga kali gagal seleksi masuk Persib. Ia pun pernah main di salah satu klub di Yogyakarta.

4. Dipanggil Saat Piala Jenderal Sudirman
Dewi fortina menghampiri Zola saat Persib akan mengikuti Piala Jenderal Sudirman. Waktu itu, Zola yang sudah berusia 16 tahun dan sedang memperkuat Persib U-17. Untuk mengikuti Piala Jenderal Sudirman, Persib diharuskan  menyertakan pemain dibawah usia 21 tahun. Lalu, Zola dikontak Djajang Nurjaman untuk latih bersama Persib senior dan kemudian ikut uji coba di Majalengka.

5. Pernah Ditawari Semen Padang
Saat usia 15 tahun, Zola mendapatkan tawaran untuk membela Semen Padang U-21, dan dijanjikan bermain di tim senior Semen Padang pada usia 17 tahun. Namun ia, dipanggil pihak Persib untuk masuk Diklat Persib. Nasib tidak kemana, Zola akhirnya masuk tim Persib Junior.

6. Jasa Jaino Matos
Di Persib Junior, Zola ikut membela Persib U-21 yang berlaga di Indonesia Super League  U-21. Di tangah pelatih Persib U-21 Jaino Matos, sang bintang masa depan Persib ini bisa berkembang pesat sebagai pemain di usia muda.

7. Penerus Adjat Sudrajat dan Yusuf Bachtiar
Gian Zola adalah seorang playmaker penerus Adjat Sudrajat dan Yusuf Bachtiar. Selain rajin memberikan assist, ia juga sering mencetak gol. Hal ini dibuktikan dengan menyabet gelar top skorer di Piala Suratin 2014 dengan torehan 9 gol bersama Persib U-17.

8. Pengganti Erick Weeks
Pelatih Persib Bandung Djadjang Nurdjaman memarkir Erick Weeks Lewis sepanjang laga kontra Persela Lamongan, Jumat (17/2/2017). Posisi Erick digantikan Gian Zola. Terkait penampilan Zola dalam laga tersebut, Djanur berkomentar:
"Meski masih muda dan belum berpengalaman (di Persib Senior), ada peningkatan positif dari penampilan Zola. Zola menunjukkan progres, makanya saya mainkan lebih dari 45 menit dan saya waktu yang cukup bagi Zola. Harus step by step bagi pemain muda."

9. Dipanggil Seleksi Timnas untuk SEA Games 2017
Gian Zola dan Febri Hariyadi masuk daftar pemain yang dipanggil untuk mengikuti seleksi timnas U-22 Indonesia tahap pertama. Seleksi digelar di Lapangan SPH, Karawaci, Tangerang, 21-23 Februari 2017. Seleksi tersebut untuk persiapan  timnas di SEA Games yang akan berlangsung di Kuala Lumpur, Agustus 2017. (AA)

Akun Instagram: @gianzolanasrullohnugraha