Newsticker

Siswa yang Ingin Memperbaiki Nilai UN Dapat Mengikuti Ujian Susulan


Bagi siswa yang ingin memperbaiki nilai ujian nasionalnya dapat mengikuti ujian susulan yang juga berfungsi sebagai ujian nasional perbaikan. Hal tersebut dikemukakam Kepala Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik), Nizam, saat rapat koordinasi UN tahun 2016/2017 di Graha Utama Kemendikbud, Jakarta, (8/2/2017).

"Kemendikbud akan tetap melayani para lulusan SMA/sederajat yang ingin memperbaiki nilai UN melalui momentum ujian susulan," kata Nizam. Ujian susulan 2017 ini bisa jadi ujian nasional perbaikan untuk lulusan tahun lalu, sedangkan lulusan tahun ini bisa melakukan perbaikan pada ujian susulan tahun depan.

Berikut ini beberapa informasi seputar ujian nasional susulan sekaligus sebagai ujian nasional perbaikan pada UN 2017:

1. Hasil evaluasi dari UNP tahun lalu
Salah satu pertimbangan ditiadakannya UNP pada tahun ini adalah hasil evaluasi dari UNP tahun lalu.

2. Tidak efisien
Pada UNP tahun 2016, tercatat sekitar 160 ribu lulusan SMA/sederajat yang mendaftar sebagai peserta UNP. Namun, pada hari penyelenggaraan UNP, dari jumlah tersebut hanya terdapat kurang dari 10 persen peserta yang hadir untuk ujian. Hal ini menyebabkan terjadinya keborosan.

3. Syarat siswa mengikuti ujian susulan
Syarat mengikuti ujian susulan untuk memperbaiki nilai UN adalah memiliki nilai kurang dari atau sama dengan 55,0. Berdasarkan Prosedur Operasional Standar (POS) Penyelenggaraan UN Tahun Pelajaran 2016/2017, nilai hasil UN dilaporkan dalam rentang nilai 0 sampai dengan 100. Tingkat pencapaian kompetensi lulusan masuk kategori kurang, jika nilai yang diperoleh siswa kurang dari atau sama dengan 55,0.

4. Hasil UN untuk seleksi di perguruan tinggi
Terkait pemanfaatan hasil UN untuk seleksi di perguruan tinggi, sudah ada pernyataan kesepakatan dari Kemristekdikti, bahwa mereka akan memanfaatkan nilai UN sebagai bagian dari seleksi masuk perguruan tinggi. Adapun untuk penggunaannya, diserahkan oada masing-masing perguruan tinggi.