Newsticker

Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) XII/2016 Resmi Dibuka di Bandung




Bertempat di Stadion Kampus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) secara resmi membuka Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) XII Tahun 2016 pada Selasa (26/07/2016).

Porwanas XII/2016 ini akan digelar di Kota Bandung, Jawa Barat mulai 26 - 30 Juli 2016. Ajang ini dipusatkan di sarana olahraga Kampus UPI Kota Bandung, serta beberapa GOR di Kota Bandung. Ajang olahraga nasional antar wartawan se-Indonesia ini dibuka secara resmi dengan ditandai pemukulan kendang oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, Gubernur Bangka Belitung Rustam Effendi, Ketua PWI Pusat Margiono, Ketua PWI Jawa Barat Mirza Nulhadi, serta para pejabat lainnya yang hadir.

10 Cabang Olahraga
Dalam Porwanas tahun ini melibatkan 1.807 atlet wartawan yang akan berlaga. Seluruh atlet berasal dari 30 provinsi, sementara 3 provinsi lainnya ikut hadir namun tidak ikut serta dalam pertandingan. Para pegiat olahraga ini akan berlaga di 10 cabang olahraga, yakni: atletik, biliar, bridge, bowling, bulutangkis, catur, futsal, tenis meja, tenis lapangan, dan kompetensi karya jurnalistik (foto, tulisan, dan reportase radio).

Dalam sambutannya, Ketua PWI Pusat Margiono mengatakan bahwa tujuan digelarnya Porwanas ini adalah sebagai ajang nostalgia dan silaturahim antar wartawan se-Indonesia. "Saya menganggap bahwa yang terpenting dalam ajang ini adalah silaturahmi. Soal prestasi itu yang utama, tapi silaturahim adalah yang terpenting, mudah-mudahan acara Porwanas ini bisa memberikan manfaat untuk kita semua, memberikan pembelajaran, silaturahim, juga pengembangan profesionalisme terutama bagi wartawan-wartawan kita " tutur Margiono.

Bersikap Sportif
Gubernur Jabar pun mengharapkan dalam ajang ini tidak akan ada permasalahan atau konflik, kecurangan, serta sikap tidak sportif, karena ajang ini adalah untuk silaturahim, kegembiraan, dan kebersamaan di antara para wartawan.

"Mari kita tunjukan bahwa Porwanas ini adalah satu-satunya event di nasional kita yang menjunjung tinggi secara benar sportifitas dan kejujuran," ungkap orang nomor satu di Jawa Barat dalam sambutannya.

Gubernur yang akrab dipanggil Aher ini pun menekankan bahwa wartawan harus bisa mencerdaskan bangsa melalui berita-beritanya. Untuk itu, menurut Aher perlu ada perubahan paradigma dalam dunia pemberitaan nasional.

"Hati-hati sebuah gagasan lama yang katanya bad news is good news, good news is no news. Kelihatannya secara faktual ikon tersebut tidak berhasil membuat perubahan di masyarakat. Oleh karena itu, dengan sportivitas dan fairness yang kita kembangkan, mari kita hadirkan bad news is bad news – good news is good news. Mudah-mudahan dengan cara seperti ini kemudian masyarakat bisa berubah. Sebab diyakini oleh kita semua bahwa opini massa dipengaruhi secara kuat oleh media massa," pungkasnya.tor