Newsticker

Kabupaten Bandung Ulang Tahun, Warga Bojong Asih Harapkan Perubahan




Ironis, disaat Kabupaten Bandung berpesta untuk merayakan hari jadinya pada tanggal 20 April 2016. Didukung dengan banyaknya rangkaian acara dan dana yang dipakai untuk memeriahkan hari ulang tahun Kabupaten Bandung ini.

Berbanding terbalik dengan kondisi warga, di Kampung Bojong Asih RT 01 RW 04 masih terendam banjir yang sampai saat ini masih belum surut, bahkan bantuan pun terbilang jarang masuk kewilayah yang tepat berada di belakang Zipur,  Dayeuhkolot ini.

Bojong Asih memang tidak sepopuler Cieunteung, Andir, atau Parunghalang akan tetapi kondisi yang di alami warga di sini sama beratnya, bedanya tidak banyaknya bantuan yang datang ke warga di kawasan ini.

"Banjir di sini sudah hampir tiga bulan tidak surut, tetapi bantuan hanya datang pada saat banjir besarnya saja. Padahal di sini juga banya warga yang bertahan dan mengharapkan bantuan datang," ujar Arifin sebagai Ketua RW 01 ini.

Menurutnya, di RW  ini ada sekitar 500 kepala keluarga, sebagian memang mengungi ke rumah warga lain yang rumahnya tidak kebanjiran, dan sebagian yang lain mengungsi di kantor desa dan Kantor Kecamatan Dayeuhkolot.

Saat ditanyakan pada beberapa warga, tentang pesta rakyat yang akan digelar di area Pemkab Bandung, sebagaian warga malah tidak mengetahuinya,. Malah warga seolah tidak peduli akan gebyar kemeriahan ulang tahun diwilayah yang dipimpin oleh Dadang M Nasser ini.

"Iya kalo mau pesta silakan, sama seperti halnya kita jika merayakan pesta ulang tahun, pasti ingin ada perayaan. Akan tetapi saya minta, cobalah bapak para pejabat datang ke sini dan lihat kondisi kami yang sudah dua bulan lebih banjir di sini tak kunjung surut. Apalagi, kami kesulitan mendapatkan bantuan, seperti sembako dan lain-lain," ujar pria berusia 65 tahun ini menambahkan.

Warga juga berharap, pembenahan Citarum untuk segera direalisasikan. Karena, sudah hampir 10 Tahun banjir selalu datang, akan tetapi belum banyak perubahaan yang dirasakan oleh warga sampai saat ini,

"Ya, semoga Citarum segera dibenahi, biar kami tenang dan tidak waswas saat air tiba-tiba datang dan naik dengan cepat, terutama jika banjir datang tengah malam," tutur Arifin mengakhiri obrolan