Uji Coba Kompetisi Sains Nasional 2020 Digelar Serentak Dua Tahap





kompetisi sains nasional 2020

Olimpiade Sains Nasional (OSN), yang saat ini berganti nama menjadi Kompetisi Sains Nasional (KSN), merupakan satu dari berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) yang menjadi wadah penyaluran bakat peserta didik. Mekanisme KSN dilaksanakan melalui seleksi berjenjang mulai dari tingkat sekolah, kabupaten/kota, provinsi, nasional hingga Internasional.

KSN-Provinsi (KSN-P) tahun 2020 dalam masa pandemi COVID-19 tetap digelar. Uji coba KSN-P secara daring dilaksanakan secara serentak dalam 2 (dua) tahap, yaitu:
- Tahap ke-1 pada tanggal 20–21 Juli 2020
- Tahap ke-2 pada tanggal 27-29 Juli 2020.

Uji coba ini diharapkan dapat menjadi persiapan yang baik menuju pelaksanaan KSN-P yang akan diselenggarakan pada tanggal 10-14 Agustus 2020.

Uji coba KSN-P secara daring mempunyai prinsip-prinsip yang perlu diketahui oleh peserta. Prinsip-prinsip tersebut yaitu:
1). Setiap peserta wajib mengikuti uji coba KSN-P;
2). Uji coba tidak menggugurkan keikutsertaan peserta; 3). User-ID dan password adalah rahasia peserta;
4). Peserta wajib mengunggah surat/pernyataan integritas dimulai pada saat pelaksanaan uji coba tahap ke-2; dan 5). Tetap berprestasi dari rumah.

Pelaksana Tugas Kepala Puspresnas, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Asep Sukmayadi mengatakan, semangat peserta didik untuk berprestasi tidak boleh padam di tengah pandemi Covid-19, termasuk berprestasi di bidang sains. Puspresnas senantiasa memberikan layanan pengembangan bakat dan minat peserta didik untuk bidang sains yang mencakup sembilan bidang lomba KSN  pada jenjang SMA/MA yaitu, Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Informatika, Astronomi, Kebumian, Geografi dan Ekonomi.

“Sebanyak 13.819 siswa SMA/MA akan mengikuti uji coba KSN-P secara daring, mereka terseleksi dari 148.050 siswa yang telah mengikuti KSN tingkat kabupaten/kota pada tanggal 10 Maret 2020. Sekarang, peserta didik tersebut akan melanjutkan kompetisi di tingkat provinsi dengan cara daring, dengan demikian siswa tetap bisa berprestasi dari rumah dengan mengutamakan protokol kesehatan,” terang Asep pada saat membuka kegiatan uji coba tahap ke-1 KSN-P secara daring untuk jenjang SMA/MA yang disiarkan di kanal media sosial Puspresnas.

KSN-P secara daring juga diharapkan akan dapat menjadi pelajaran berharga untuk melakukan inovasi merdeka belajar dalam bidang sains di masa pandemi sehingga mutu pendidikan Indonesia dapat terus berkembang. KSN-P tahun ini juga akan menjadi masukan berharga untuk mewujudkan Manajemen Talenta Nasional (MTN) sebagaimana telah diamanatkan di dalam RPJMN 2020-2024.

“Melalui kegiatan ini, anak-anak berprestasi di tingkat provinsi diharapkan tetap bersemangat karena memiliki alternatif lebih untuk berprestasi dalam suasana belajar dari rumah selama ini.  Fantasi anak-anak Indonesia untuk menjadi juara di ajang ini tetap dapat diuji dan diwujudkan,” tutur Asep.

Ia berharap, melalui ajang ini dapat membangun semangat anak-anak Indonesia untuk selalu tangguh, pantang menyerah, dan terus berprestasi dalam kondisi apapun. “Mudah-mudahan ini akan menjadi “imun” tersendiri bagi anak-anak Indonesia sehingga mereka mampu melewati kondisi pandemi ini dengan tetap berprestasi, bugar dan sehat,” tutup Asep.

-----------
Sumber: Humas Kemendikbud
Editor: Bagja Ikhsan