Aturan Lalu Lintas di Bandung Juli - Agustus 2020 dari Jadwal Penutupan Sampai Garis Pembatas di Stopan





penutupan jalan di bandung
Dua petugas Polrestabes Bandung berjaga saat melakukan penutupan ruas jalan di Bandung, Jumat malam (10/07/2020)
Untuk mencegah penyebaran virus Covid-19, upaya lebih pun dilakukan di Bandung oleh pihak kepolisian. Bagi pengguna jalan raya di Bandung di bulan Juli ini, diwajibkan mengetahui beberapa aturan baru di jalan raya, di antaranya:

1. Penutupan jalan raya malam hari
Pihak Polrestaeb Bandung melakukan penutupan di sejumlah titik jalan Kota bandung untuk mengantisipasi keramaian atau kerumunan yang kerap terjadi di masa AKB. Penutupan jalan tersebut pada awalnya dilakukan sejak pukul 21.00 WIB hingga 01.00 WIB dini hari dan setelah dievaluasi, penutupan kini dilakukan sejak pukul 21.00 WIB hingga 06.00 WIB pagi.

Sejumlah jalan yang ditutup diantaranya dilakukan di Jln. Asia Afrika-Tamblong, Jln. Braga-Naripan, Jln. Tamblong-Naripan, Jln. Banceuy-ABC, Jln. Otista (Pasarbaru), Jln. Merdeka, Jln. Ir H Juanda, Jln. Dipenogoro dan Jln. Purnawarman.

Dan pada Sabtu (18/7/2020) malam, buka tutup jalan ditambah di Jln. Achmad Yani-Laswi, Jln. Gatot Subroto-Pelajar Pejuang, Jln. Talaga Bodas-Pelajar Pejuang, Jln. Lodaya-Pelajar Pejuang, Jln. Buahbatu- Jln. Pelajar Pejuang, Jln. Srimahi-BKR, Jln. M Ramdan, Jln. Moh Toha, Jln. Oto Iskandardinata (Otista), Jln. Kopo-Peta-Jln. Pasirkoja-Peta.

2. Pemasangan garis pembatas motor di stopan
Beberapa stopan di Bandung menerapkan jarak aman bagi pengendara motor saat menunggu lampu lalu lintas dengan adanya garis pembatas untuk sepeda motor layaknya starting grid balap motor di sirkuit. Starting grid ini nantinya akan diterapkan di semua persimpangan di kota Bandung. Hal ini akan dilakukan secara bertahap. Bukan hanya di Kota Bandung, pemasangan starting grid ini pun diberlakukan di ruang henti kendaraan (RHK) stopan Soreang, Kabupaten Bandung,

3. Operasi Patuh Lodaya 2020
Selain itu, Polda Jabar akan menggelar Operasi Patuh Lodaya mulai 23 Juli sampai 5 Agustus 2020. Operasi ini akan menekankan pada pengawasan pelanggaran protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19 juga tentunya pelanggaran kendaraan.  Dalam operasi itu, bekerja sama dengan Dinas Perhubungan dan Satpol PP. Selain penggunaan masker, pengendara juga akan diawasi di RHK (Ruang Henti Khusus), jadi ada tempat khusus di sana yang diberi tanda jarak antarmotor sekitar 1 meter.

Dalam operasi Patuh Lodaya 2020, akan dilakukan sosialisasi dan teguran terhadap pengendara yang tidak menerapkan protokol kesehatan. Adapun terhadap pelanggar lalu lintas, seperti biasa pihak kepolisian akan melakukan penindakan. Selain penggunaan masker. pengendara disarankan mengenakan pakaian lengan panjang.

4. Rekayasa lalu lintas di Jln. Jakarta
Mulai awal Agustus 2020, rencananya Jln. Jakarta dari arah Antapani dan arah Kiaracondong akan ditutup total, tujuannya mengantisipasi kemacetan atas pembangunan fly over. Namun ada kemungkinan Jln. Jakarta dibuka, tetapi hingga depan Gereja HKBP saja. Mengingat proyek fly over proses pembangunannya dari depan gereja.

Kendaraan dari arah timur dialihkan ke Jln. Bogor kemudian masuk Jln. Ahmad Yani. Dengan rencana penutupan Jalan Jakarta, kendaraan dari arah timur dari fly over pelangi bisa belok kanan ke Jln. Ibrahim Adjie, belok kiri ke Jln. Ahmad Yani kemudian lurus. Nantinya, Jln. Ahmad Yani tepatnya di kawasan Cicadas akan diberlakukan dua arah.

Selama ini jalan tersebut berlaku satu arah dari arah barat menuju timur. Selain itu, warga dari arah timur juga bisa belok kiri dari fly over pelangi, melewati fly over Kiaracondong dan bisa masuk Jalan Gatot Soebroto (Gatsu).

Sementara update terbaru, mulai Senin, 3 Agustus 2020, akan dilakukan penutupan di Jln. Ahmad Yani dari pukul 23.00 sampai 04.00 WIB. Penutupan Jln. Ahmad Yani dilakukan dalam rangka lanjutan proyek pembangunan flyover Jln. Jakarta - Supratman. Mulai tanggal tersebut akan dilaksanakan pemasangan girder, yakni tiang penyambung dari tiang yang ada di Jalan Jakarta dengan tiang yang ada di Jln. Supratman.

Selama penutupan Jln. Jenderal Ahmad Yani diberlakukan, arus kendaraan yang datang dari arah Kosambi akan dialihkan ke Jln. Bengawan untuk kemudian mengarah ke Jln. Pahlawan dan PHH Mustofa.

------------
Penulis: Martian Hutama
Editor: Bagja Ikhsan