Profil Eka Ramdani, Berawal dan Berakhir di Persib

share to whatsapp




Laga perpisahan Eka Ramdani

Sabtu, 5 Januari 2019 di Inspire Arena, Jln. Sersan Bajuri, Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Eka Ramdani mendapatkan penghormatan (Guard of Honour) dari rekan-rekannya sebelum laga perpisahan yang berlangsung sore hari di Bandung.  Hari itu digelar laga amal dan penggalangan dana untuk korban musibah tsunami di Selat Sunda (Banten dan Lampung). Beberapa jersey pemain pun ikut dilelang. Para pemain seperjuangan Eka seperti Aji Nurpijal, Dias Angga, Agung Pribadi, serta pemain-pemain lokal Bandung lainnya Abdul Aziz, Erwin Ramdhani, Gian Zola, Ahmad Baasith, berpartisipasi memberikan kesan untuk Eka.

Persib, klub terakhir
Persib adalah pelabuhan terakhir "Si anak hilang tersebut" dalam kancah klub sepak bola profesional. Walau di tim terakhirnya tersebut, pemain yang biasa dipanggil Ebol tersebut, belum berkesempatan merengkuh gelar juara. Namun, sosok Eka sendiri merupakan kebanggaan tersendiri bagi para Bobotoh.

Memulau karier di Persib, pemain kelahiran 18 Juni 1984 ini berseragam Maung Bandung untuk pertamakalinya pada tahun 2000 silam saat ia masih berusia 16 tahun. Tiga tahun kemduian, Eka memilih merapat ke Persijatim Solo. Lalu tahun 2005, ia kembali berlabuh di Persib dan membela Maung Bandung selama enam musim berikutnya. Gol indahnya ke gawang kiper Persija Jakarta, Evgheny Khmaruk di Stadion Siliwangi, 24 April 2007 silam menjadi salah satu kenangan momen yang tidak bisa dilupakan Bobotoh.

Berkelana ke sejumlah klub Tanah Air
Perjalanan pria kelahiran Purwakarta ini kemudian pada 2011 memilih bergabung ke sejumlah tim, di antaranya Persisam Samarinda, Pelita Bandung Raya, Semen Padang, Sriwijaya FC, dan Persela Lamongan. Dan terakhir pada 2018, Eka kembali ke Persib dan kemudian memutuskan untuk gantung sepatu di akhir musim.

Di Persib Bandung, Eka Ramdani merupakan pemain yang cukup diandalkan dan sempat menjadi ikon bagi tim berjulukan Maung Bandung ini.  Tahun 2012 dia ditarik oleh tim Ibu Kota Jabar Pelita Bandung Raya untuk kurun waktu 3 tahun, bersama 3 sahabatnya di Persib yaitu Tema Mursadat, Nova Arianto dan Maman Abdulrahman. Diakhir tahun 2013 di direkrut Semen Padang.

Pada tahun 2015, di gelaran Piala Presiden 2015, klub berjuluk Kabau Sirah itu meminjamkan Eka Ramdani bersama rekannya Hendra Bayauw, Airlangga Sucipto, Saepulloh Maulana, dan Zulchrizal Abdul Gamal ke Mitra Kukar. Bersama Naga Mekes (julukan Mitra Kukar), ia menempati posisi ke-4 setelah di laga perebutan tempat ke-3, timnya dikalahkan Arema Cronus 2-0.

Setelah itu, ia tidak pernah tampil lagi di gelaran turnamen setelah kompetisi ISL terhenti. Menjelang kompetisi Indonesia Soccer Championship A 2016, bersama Achmad Hisyam Tolle dan M. Yogi Novrian, ia direkrut Sriwijaya FC dibawah asuhan pelatih Widodo Cahyono Putro.