Informasi

Kompetisi Go-Jek Liga 1 Indonesia 2018 Dihentikan Sementara




Surat penghentian Liga 1 Indonesia

Buntut dari kasus pengeroyokan terhadap Haringga Sirila, kompetisi Go-Jek Liga 1 dihentikan sementara. Penghentian kompetisi dilakukan atas dasar rasa belasungkawa  Haringga Sirila yang terjadi pada Minggu 23 September 2018 lalu. Hal tersebut dituangkan melalui surat keputusan PT LIB bernomor 272/LIB/IX/2018, tentang Penyampaian Penghentian Sementara Liga 1 2018, tertanggal 26 September 2018.

"Menindaklanjuti surat PSSI nomor 4188/UDN/1909/IX-2018, perihal Penghentian Sementara Liga 1 2018 tertanggal 25 September 2018, bersama ini PT Liga I lndonesia Baru (LIB) menyampaikan penghentian sementara seluruh kegiatan kompetisi Liga 1 2018 terhitung sejak 26 September 2018," tulis surat PT LIB, yang ditandatangani oleh Berlinton Siahaan selalu Direktur Utama LIB.

Penanganan luar biasa
Sementara dilansir dari laman kemenpora.go.id, kompetisi Liga Indonesia dihentikan sementara selama 2 minggu dan PSSI melakukan pembenahan yang luar biasa untuk masa depan sepakbola Indonesia. Hal itu ditegaskan Menpora hari Selasa (25/9) sore bersama Sesmenpora Gatot S. Dewo Broto, Deputi Prestasi Olahraga Mulyana dan Ketua Umum BOPI Richard Sambera, saat memberikan keterangan  persnya terkait  insiden pengkeroyokan pendukung Persija Jakarta oleh oknum Bobotoh yang mengakibatkan korban tewas.

Di saat penghentian kompetisi ini, pemerintah meminta kepada PSSI dan operator untuk melakukan hal luar biasa karena ini peristiwa yang luar biasa maka lakukan upaya-upaya yang luar biasa,  tegas, berani dan tegakkan regulasi sebaik mungkin, tidaknya sanksi-sanksi berbentuk dana tapi sanksi yang lain harus ditegakkan kepada siapapun.

Disaat penghentian sementara ini juga, pemerintah minta kepada PSSI untuk melakukan upaya-upaya edukasi sekaligus melaksanakan regulasi maupun aturan yang telah dikeluarkan maupun yang sudah ada, baik itu dari FIFA , AFC maupun dari PSSI.  Hubungan yang baik simbiosis mutualisme antara suporter dan klub ini harus betul-betul dilakukan secara komprehensif, bersama-sama, profesional dan bermartabat.


share to whatsapp