Informasi

Empat Paslon Siap Bertarung di Pilkada Jabar 2018




Calon gubernur jabar Pilkada 2018

Konstelasi politik Pilkada Jabar 2018 memang penuh kejutan. Seperti halnya puzzle, pencocokan satu pasangan dengan pasangan lain mengiringi dinamika politik di Tatar Sunda. Tarik ulur partai yang awalnya mendukung hingga mencabut dukungan pun turut meramaikan khazanah perpolitikan menjelang Pilkada serentak tahun ini. Masyarakat pun dengan intens menunggu siap sebenarnya pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang bakal jadi kojo alias jagoan di Pilgub Jabar 2018.

Pada awal tahun 2018, nama-nama calon pun mengerucut. Seperti pada permainan hompimpah, siapa balad pasangan dan siapa lawan, akhirnya terjawab sudah pada awal Januari 2018. Empat pasangan calon pun siap bertarung untuk meramaikan bursa pemimpin baru di Pikada Jawa Barat 2018.

Terdapat empat bakal pasangan calon (paslon) yang akan bertarung dalam pesta demokrasi di Jawa Barat di antaranya pasangan:

Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi (Demokrat, Golkar)
Deddy Mizwar punya pengalaman sebagai wakil gubernur mendampingi Ahmad Heryawan. Ia berpasangan dengan Dedi Mulyadi yang malang melintang memimpin Kab. Purwakarta dengan ragam inovasi selama kepemimpinannya yang lekat dengan kesundaan.

Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (Nasdem, PKB, PPP, Hanura)
Paslon Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum merupakan paduan birokrat, dimana keduanya masih menjabat sebagai wali kota dan bupati. Ridwan Kamil masih menjabat Wali Kota Bandung dan Uu menjabat Bupati Kab. Tasikmalaya.

Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Gerindra, PKS, PAN)
Sementara nama Sudrajat, pria kelahiran Sumedang tersebut punya rekam jejak sebagai tentara dan pernah menjadi duta besar di Beijing dan Atase Pertahanan di London..Sudrajat adalah salah satu lulusan terbaik Akademi Militer di Magelang. Sudrajat juga merupakan lulusan Harvard. Pendampingnya, Ahmad Syaikhu seorang politikus Indonesia dan Wakil Wali Kota Bekasi, Jawa Barat mendampingi Rahmat Effendi yang dilantik pada 10 Maret 2013.

TB Hasanuddin-Anton Charliyan (PDIP)
Paslon lain, TB Hasanuddina adalah seorang mantan perwira tinggi TNI-AD berpangkat Mayjen yang sejak 1 Oktober 2014 mengemban amanat sebagai Anggota DPR RI di Komisi I  yang mengurusi bidang Pertahanan, Intelijen, Luar Negeri, Komunikasi dan Informatika. Pria kelahiran Majalengka tersebut menjabat Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat. Sementara pasangannya, Anton Charliyan, pria pituin Tasikmalaya, tersebut  adalah seorang perwira tinggi Polri yang pada 25 Agustus 2017 hingga 5 Januari 2018 mengemban amanat sebagai Wakalemdiklat Polri.

Jika melihat track record keempat paslon tersebut, merupakan paduan yang punya kans menang dengan keunggulan dan potensi masing-masing. Keempat paslon tersebut sudah siap, namun koalisi partai pengusung masing-masing calon masih bisa saja berubah.

KPU Jabar sendiri memastikan keempat pasangan calon akan melakukan pendaftaran di antaranya pada hari kedua, Selasa 9 Januari 2018 dan hari terakhir pendaftaran pada Rabu 10 Januari 2018.
Rencananya untuk pendaftaran pertama yaitu pasangan calon Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum (Selasa pukul 09.00 WIB). Lalu, pasangan Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi pada pukul 13.00 WIB.

Sementara pada Minggu, (10/1/2018), pendaftaran pertama pasangan Sudrajat dan Ahmad Syaikhu pada pukul 13.00 WIB dan pendaftaran kedua pasangan TB Hasanuddin dan Anton Charliyan pada pukul 15.00 WIB. Namun, rencana pendaftaran tersebut bisa saja berubah.


share to whatsapp