Unpad Buka 8 Program Studi Baru Jenjang Sarjana Terapan, Ini Cara Daftarnya





Prodi terapan Unpad 2019

Pada tahun akademik 2019/2020, Universitas Padjadjaran (Unpad) membuka pendaftaran Sarjana Terapan (D4) melalui program vokasi Sarjana Terapan. Program vokasi Sarjana Terapan dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja yang aplikatif di sektor industri.

Lulusannya diarahkan bisa langsung bekerja di bidang yang sesuai dengan kompetensi dan kualifikasi. Untuk itu, Unpad bekerja sama dilakukan dengan sejumlah badan usaha, industri, dan sektor pemerintahan terkait. Kerja sama pendukung lainnya dengan penempatan praktik kerja.

Adapun tenaga pengajar pada prodi Sarjana Terapan tidak hanya berlatar belakang akademisi. Sejumlah praktisi dari dunia usaha, industri, dan pemerintahan juga diikutsertakan menjadi tenaga pengajar atau instruktur.

8 program studi baru Sarjana Terapan yang dibuka tahun 2019:
1. Akuntansi Sektor Publik (Fakultas Ekonomi dan Bisnis)
2. Bisnis Internasional (Fakultas Ekonomi dan Bisnis)
3. Pemasaran Digital (Fakultas Ekonomi dan Bisnis)
4. Teknologi Industri Kimia (Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam)
5. Bisnis Logistik (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik)
6. Kearsipan Digital (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik)
7. Pariwisata Bahari (Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan)
8. Agroteknopreuneur.

Sebelumnya, Unpad telah membuka enam prodi vokasi yang sudah berjalan dan kembali dibuka pada tahun ini antara lain:
1. Akuntansi Perpajakan (FEB)
2. Administrasi Pemerintahan (FISIP)
3. Administrasi Publik (FISIP)
4. Bahasa dan Budaya Tiongkok (FIB)
5. Manajemen Produksi Media (Fikom)
6. Kebidanan (FK).

Jadwal pendaftaran dan seleksi program Sarjana Terapan Unpad 2019 

1. Jadwal
Pendaftaran program Sarjana Terapan akan dibuka pada 1 Juli 2019 pukul 13.00 WIB hingga 13 Juli 2019 pukul 23.59 WIB. Peserta bisa mengakses informasi pendaftaran pada laman http://smup.unpad.ac.id/.

2. Persyaratan
Program Sarjana Terapan Unpad dapat diikuti oleh lulusan SMA/MA/SMK mulai dari tahun 2016, 2017, 2018, dan 2019. Hal ini dibuktikan dengan bukti ijazah yang dilampirkan saat pendaftaran. Bagi lulusan tahun 2019, ijazah dapat diganti dengan Surat Keterangan Lulus (SKL) atau ijazah sementara

3. Seleksi
Seleksi program Sarjana Terapan menggunakan metode yang sama dengan seleksi jalur mandiri Sarjana Reguler, yaitu Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dengan menggunakan sistem Android atau Mobile Assisted Testing (MAT). Tes ini terbagi menjadi dua ujian,  yakni Tes Kompetensi Akademik (TPA)  dan Tes Kompetensi Skolastik (TPS).

Tes Potensi Akademik akan mengujikan mata pelajaran yang sesuai dengan kelompok ujian yang dipilih,  seperti matematika saintek, fisika, biologi, dan kimia untuk kelompok saintek, serta matematika soshum,  geografi,  sejarah, sosiologi,  dan ekonomi untuk kelompok soshum.

Sementara TPS akan menguji kemampuan pengetahuan, pemahaman, dan penalaran umum, kuantitatif, serta kemampuan untuk memahami bacaan menulis.

Setelah dinyatakan lulus seleksi tahap pertama,  peserta harus mengikuti seleksi tahap kedua berupa tes TOEFL dan wawancara dengan model wawancara mini (MMI). Selain itu, ada pula tes khusus yang dilakukan oleh fakultas tertentu,  yaitu tes Minessota Multiphasic Personality Inventory (MMPI) untuk prodi Kebidanan,  serta tes kemampuan renang untuk prodi Pariwisata Bahari.

4. Biaya pendaftaran
Biaya pendaftaran untuk Jalur Mandiri adalah sebesar Rp500.000 dan Rp600.000 untuk program studi yang memerlukan tes khusus.

Sementara itu, bagi peserta yang berasal dari keluarga tidak mampu wajib memiliki salah satu dari Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Program Keluarga Harapan (KPKH), Kartu Jakarta Pintar (KJP), dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

Pengumuman tahap satu dari seleksi program Sarjana Terapan akan diumumkan pada 25 Juli 2019. Sedangkan pengumuman tahap dua (akhir) akan dibuka pada 6 Agustus 2019.

--------

Baca info-info seputarbandungraya.com lainnya di GOOGLE NEWS