Informasi

PPDB Kota Bandung 2018: Kuota Sekolah Perbatasan dan di Luar Daerah Pemukiman




PPDB Kota Bandung 2018 Jenjang SMP

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung Elih Sudiapermana mendampingi Pj. Sekretaris Daerah Kota Bandung Dadang Supriatna Melaksanakan Rapat Teknis Terkait PPDB di Ruang Tata Praja Sekretariat Pemkot, Senin, (28/05/2018).

Dalam kesempatan tersebut Kadisdik memaparakan hal-hal kaitannya dengan PPDB. Kewenangan Kota tentang PPDB meliputi TK, SD dan SMP sementara SMA/SMK kewenanganya ada di Provinsi. Inti PPDB Tahun 2018 adalah kuota PPDB SMP zonasi 90% termasuk RMP 20%, prestasi 5%, khusus 5%, sekolah daerah perbatasan kuota luar kota maksimal 10%.

Untuk sekolah perbatasan dan di luar daerah Pemukiman bisa dilihat sebagai berikut:
1. Untuk sekolah daerah perbatasan kuota luar kota 10% dari kuota zonasi (SMPN 12,18,26,29,38,39,46,47,48,50,51,52,53,54,55,57).
2. Sekolah yang berada di luar daerah pemukiman permanen (SMPN 2, 5, 7, 14 dan 44) maka dilaksanakan zonasi bertahap 50% dan 40% akademik)
Semua telah jelas dalam SK kepala Dinas Pendidikan No. 420/2513-Disdik, Peratuan Wali Kota No. 456 Tahun 2018. Dasar dari Sistem zonasi itu sendiri adalah Permendikbud No. 17/2017.

Rapat teknis PPDB tersebut dihadiri oleh: Kepala Polrestabes, Kepala Kejaksaan, Kepala KODIM 0618, Kepala HUBDAM III Siliwangi, Kepala Pusat Senjata Infantri, Kepala BEKANGDAM III Siliwangi, Inspektur Kota Bandung dan dua orang staf ahli Wali Kota.

Bahwasanya masalah pendidikan bukan hanya tanggung jawab Dinas pendidikan. Itu sebab rapat kali ini diikuti oleh beragam instansi. Dalam kesempatan tersebut Kadisdik menyebutkan bahwa pilihan sekolah ke SMP terdiri dari dua pilihan sekolah. “Kecuali yang RMP adalah tiga pilihan yang ke tiganya adalah pilihan swasta. Hal ini untuk meyakinkan komitmen Pemkot Bandung bahwa anak yang kurang mampu tetap bisa bersekolah, baik itu di negeri maupun swasta. Supaya ada kepastian tentang sekolah mereka,” tutur Kadisdik. *(Niradea-Disdik Bandung)