Informasi

Jadwal dan Rute Arak-arakan Obor Asian Games 2018




Rute Obor Asian Games 2018

Event akbar olahraga se-Asia, Asian Games 2018 akan diselenggarakan di Indonesia pada tanggal 18 Agustus 2018 s.d. 2 September 2018 di dua tempat yaitu Jakarta dan Palembang. Beberapa cabang olahraga juga akan digelar di beberapa venue di Jawa Barat. Pesta Olahraga Asia ke-18 direncanakan menyelenggarakan 33 cabang olahraga Olimpiade dan 11 cabang olahraga non olimpiade dengan jumlah nomor perlombaan sebanyak 490 nomor.

Salah satu yang menyita perhatian pra-event adalah arak-Arakan obor Asian Games 2018 yang akan dibawa ke sejumlah daerah, termasuk menyambangi destinasi wisata yang ada di Indonesia. Obor tersebut akan diarak melalui dua negara dan 1 kota di India serta 51 kota di Indonesia. Arak-arakan obor akan menempuh perjalanan 10.000 km dengan melibatkan 1000 orang secara estafet dari kota ke kota di Indonesia.

Obor Asian Games 2018 Dirancang oleh tim desain Panitia Pelaksana, obor tersebut memiliki lebar 35-90 mm, berat kosong 1600 gr dan 1725 gr apabila terisi penuh bahan bakar serta tinggi 600 mm. Obor yang didominasi dengan warna perak tersebut menggunakan bahan bakar propane gas untuk menjaga api tetap menyala. Finalisasi rute arakan obor api Asian Games ini akan dilakukan pada 25-25 Mei mendatang. "Torch relay ini akan diluncurkan secara resmi pada 10 Mei.

Berikut ini rencana jadwal dan rute arak-arakan obor Asian Games 2018 yang melintasi pulau dan kota-kota di Indonesia:

15 Juli 2018; api obor Asian Games 2018 akan diambil dari Stadion Dhyan Chand di New Delhi, India oleh Dewan Olimpiade Asia (OCA). Sejak empat tahun lalu, obor Asian Games dinyalakan di lokasi pertama kali Asian Games digelar pada 1951, yakni Stadion Nasional Dhyan Chand.

17 Juli 2018: Obor Asian Games 2018 diterbangkan menuju Yogyakarta. Di Yogya , Panitia Pelaksaan Asian Games 2018 (Inasgoc) juga akan mengambil api dari sumber api abadi di Mrapen,

18 Juli 2018: Dibawa ke Candi Prambanan. Di Prambanan ini kedua api akan disatukan, sebagai tanda kesiapan Indonesia untuk menggelar Asian Games.

19 Juli 2018: mulai dari DIY menuju Stadion Sriwedari sebagai tempat bersejarah bagi olah raga Indonesia. Di situ pertama kalinya Pekan Olah raga Nasional (PON) di gelar.

20 Juli 2018: ke Blitar 20 Juli, untuk kemudian di bawa 'sowan' ke makan Bung Karno. Lanjut ke Malang lewat Kepanjen.

21 Juli 2018: Api kemudian akan dibawa ke Gunung Bromo dini hari pukul 01.00 WIB. Di sana, ada pasukan kavelari dari kepolisian yang dipimpin atlet berkuda Nabila Syakieb, yang akan membawa api menuju kawah Gunung Bromo.

22-23 Juli 2018:  Lepas dari Bromo, obor dibawa ke Banyuwangi. Sampai di Banyuwangi, api dibawa ke Kawah Ijen dan pantai Boom sebelum akhirnya disebrangkan dengan kapal feri ke Bali.

23-24 Juli 2018: Sampai Bali, 23-24 Juli api akan keliling Gilimanuk, Kuta, dan Tanah Lot. Di Tanah Lot, akan diambil pengambilan gambar obor pada saat sunset.

24 2-29 Juli 2018: Obor kemudian menuju Mataram, NTB melalui udara. Di Mataram api tidak lama, karena akan langsung diterbangkan menuju Raja Ampat, Papua, lewat Sorong. Di Raja Ampat, api akan dibawa menyelam dan berlayar dengan kawalan kapal-kapal perang suku Papua di Pianemo, sebelum akhirnya dikarak keliling Kota Sorong. Api kemudian berlanjut ke Makassar. Dari Makassar, rombokan arakan api ini akan melalui jalan darat sejauh 200 km menuju Tanjung Bira. Dari Tanjung Bira, api akan diajak melaut dengan meggunakan kapan phinisi menuju Pantai Losari.

30-31 Juli 2018: Dari Makasar ke Banjarmasin. Di sini, api rencananya akan dipamerkan kepada masyarakat di pasar terapung dengan menggunakan sampan.

31 Juli 2018: Berlanjut ke Aceh pada 31 Juli - 1 Agustus untuk diarak keliling kota, dan kemudian menuju Bandara Silangit, Sumatera Utara via udara. Sesampainya di Danau Toba, api akan diarak menuju Pantai Bul-Bul dengan bersepeda.

1-3 Agustus 2018: Api kembali diterbangkan ke Pekanbaru, lalu jalan darat menuju Bukit Tinggi, dan Jambi. Setelah itu, api akan menjelajahi Palembang. Di Palembang ini, api akan dibawa terjun parung dengan titik mendarat di Jakabaring. Lalu di bawa ke Pulau Kamaro dengan kapal melewati jembatan Ampera. Di Palembang ada 4-5 kabupaten/kota yang akan dilalui oleh arakan obor Asian Games 2018.

9-10 Agustus 2018: Dari Palembang, api menuju Bandar Lampung dan menyeberang ke Pelabuhan Merak, Banten, Serang pada 9-10 Agustus. Setelah keliling Serang, api langsung di bawa ke Purwakarta, guna mengikuti Festival Citarum dan lanjut menuju Kota Bandung dengan finish di Gedung Sate.

12-13 Agustus 2018:  Obor menuju Garut dan Cianjur untuk kemudian diinapkan di Istana Cipanas.

15-16 Agustus 2018: Obor akan dibawa dengan diterjunkan dengan menggunakan Paralayang di Puncak sebelum dibawa keliling Jakarta.

17 Agustus 2018: Obor akan dibawa ke Pulau Pramuka di Kepulauan Seribu untuk ikut dalam upacara bendera HUT RI. Dan sorenya, akan dibawa ke Istana Negara dan pada saat upacara penurunan bendara pusaka di Istana, prosesi serah terima api dari Presiden ke Ketua Inasgoc akan dilakukan.

18 Agustus 2018: Obor yang menginap di Balai Kota Jakarta akan dibawa oleh torch barrer bersama 2018 pelari lainnya menuju GBK. Lalu api akan dinyalakan dua torch ambassador pada saat upacara pembukaan Asian Games 2018.