Informasi

Disdik Kota Bandung Gelar Deklarasi UN Jujur dan Pembagian Laptop




UN Jujur Disdik Kota Bandung

Dinas pendidikan Kota Bandung Deklarasikan UN Jujur dan serahkan 5.040 laptop dan 200 server untuk sekolah dalam rangka pemenuhan 100% UNBK. Jumat (20/4/18) Kepala Dinas Pendidikan kota Bandung, Elih Sudiapermana menyerahkan 5.040 Laptop dan 200 server secara simbolis kepada 5 kepala sekolah penyelenggara UNBK. Kepla SMPN 19, 23, 28, 36 dan 37 menerima bantuan laptop tersebut dalam rangka pemenuhan pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer yang akan diselenggarakan pada tanggal 23 sampai dengan 26 April 2018.

Sebanyak 37.186 Siswa SMP dari 245 sekolah di Kota bandung akan mengikuti UNBK.
“Tahun lalu Kota Bandung belum dapat menyelenggarakan 100% UNBK tapi alhamdulillah tahun ini Kota bandung 100% melaksanakan UN Berbasis Komputer,” ujar Kadisdik.

Pemerintah Kota bandung atas dukungan dari DPRD Kota Bandung telah mengganggarakan sekitar 50 miliar untuk mendukung UN Berbasis Komputer ini. Ini merupakan upaya konsisten dan terus berusaha meningkatkan pelayanan pendidikan berbasis TIK.

Dalam kesempatan yang sama, Disdik Kota bandung menggelar Deklarasi UN Jujur. Kepala Sekolah, Guru, pengawas, Siswa, para pejabat di Lingkungan  Disdik  serta stakeholder pendidikan termasuk pihak polrestabes dan Ketua Umum PB Paguyuban Pasundan, Didi Turmuzi pun ikut mendeklarasikan UN Jujur.  Hal ini dilakukan dalam upaya mencegah siapapun yang berupaya melakukan hal negatif yang dapat mencederai Ujian Nasional.

“UN merupakan bagian dari proses pembelajaran jadi ayo jujur, bertanggungjawab dan percaya kepada kemampuan sendiri” jelas kadisdik mengulang sebagian naskah Deklarasi UN Jujur,
Dalam kesempatan tersebut para kepala sekolah baik negeri maupun swasta, Proktor (operator UN), teknisi dan Guru serta pengawas menandatangani Pakta Integritas dalam penyelenggaraan UN.

“Ini adalah upaya kami agar UNBK terlaksana dengan baik. mulai Penandatangana pakta Integritas, deklarasi, sosialisasi dan arahan khusus kepada kepala sekolah serta proktor telah kami lakukan, ” tutur Kepala Bidang PPSMP Hadiana Soeriaatmadja.

Tidak hanya itu, dalam koordinasi Kasi kurikulum Bidang PPSMP, Bambang Ariyanto. Pelatihan dan Bimtek bagi proktor dan teknisi telah dilakukan sebanyak 5 kali dan tryout bagi siswa pun telah dilaksanakan 2 kali. “kami berharap pelatihan, bimtek, dan tryout UNBK yang telah dilakukan dapat meminimalisir hambatan saat UNBK nanti,” terang Bambang.

Selain itu, untuk mengantisipasi kemungkinan hambatan lainnya, Dinas pendidikan Kota Bandung telah berkoordinasi dengan PLN sehingga pada saatnya nanti UNBK di Kota Bandung dapat berjalan baik dan lancar.