Informasi

Disdik Kota Bandung Berikan Penghargaan Sekolah Pegiat GPS




Honorarium tambahan non-PNS Disdik Kota Bandung

Apel Mulai Kerja di Lingkungan Dinas Pendidikan Kota Bandung pagi ini, Senin (19/03/2018), dipimpin oleh Kepala Bidang Pembinaan Pengembangan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P3TK) Cucu Saputra, dan diikuti para pejabat struktural, penilik, pengawas dan staf.

Honorarium tambahan PTK non-PNS
Dalam arahannya, Cucu Saputra kembali mengingatkan bahwa honorarium tambahan untuk Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) non-PNS yang sudah menjadi keputusan Wali Kota ini agar dipahami bersama, sehingga nantinya di masyarakat tidak terjadi kesalahpahaman terkait pemberian honorarium tambahan tersebut.

Cucu menambahkan bahwa honorarium tambahan ini hanya diberikan pada PTK non-PNS yang ada di bawah Dinas Pendidikan saja, mulai dari PAUD Formal dan Non Formal, dan juga SD serta SMP Negeri dan Swasta di Kota Bandung yang telah memenuhi persyaratan sesuai ketentuan. Rencananya honorarium tambahan ini akan dibayarkan per triwulan dan langsung ditransfer rekening penerima.

Penghargaan sekolah GPS
Dalam apel ini, sekaligus diberikan penghargaan pada beberapa sekolah yang konsisten dalam melaksanakan Gerakan Pungut Sampah (GPS), diantaranya:

1. SDS Kartika X-I (Juhariah)
2. SDN Jamika (Siti Romlah)
3. SDN Bojongkoneng (Iryana)
4, SDN 150 Gatot Subroto (Mimin Maryani)
5. SDN 262 Panyileukan (Ulan Sumilan)
6. SDS Pribadi Bilingual School (E. Rosnawati)

Penerimaan penghargaan diwakili oleh masing-masing Kepala Sekolah. Sekolah-sekolah ini dipilih berdasarkan konsistensinya dalam melaksanakan GPS, adapun program GPS dilaksanakan setiap Senin, Rabu dan Jumat yang dibuktikan dengan melaporkan kegiatan ke tim khusus Adiwiyata berupa dokumentasi. Kepala Sekolah SDS Pribadi Bilingual School E. Rosnawati saat diwawancarai menyatakan kiat-kiatnya dalam melaksanakan GPS tersebut yaitu dengan membagi wilayah kepada peserta didiknya, kelas 1 dan 2 wilayah taman bermain dan kantin, kelas 3 dan 4 lapangan olahraga, kelas 5 dan 6 area parkiran. Anak-anak melakukan kegiatan ini dengan semangat karena para guru ikut andil. (Disdik Kota Bandung)