Informasi

Akhirnya, USBN SD Tahun Ini Tetap Tiga Mata Pelajaran




USBN SD 3 Mata pelajaran

Setelah menimbulkan polemik, pemerintah akhirnya menetapkan  Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) hanya diuji tiga mapel.  Kendati demikian, sama dengan tahun ajaran 2016-2017, pemerintah tetap akan menyelenggarakan Ujian Sekolah (US) dengan mengujikan tiga mata pelajaran, yakni Bahasa Indonesia, IPA, dan Matematika pada tahun ajaran 2017-2018.

Pembatalan tersebut berdasarkan pembahasan internal di Kemendikbud, USBN hanya mencakup mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, dan IPA. Pihak Kemendikbud pun akan menyiapkan langkah selanjutnya  agar  pelaksanaan USBN berjalan dengan lancar.

Selain itu, pada USBN tahun ini tetap ada soal isian pendek. Bobot setiap butir soal isian sama dengan soal pilihan ganda. Jumlah soal isian ada empat soal, dan pilihan ganda 36 soal. Adapun khusus untuk siswa yang belajar berbasis kurikulum 2006, pelajaran seni budaya dan prakarya namanya adalah seni budaya dan keterampilan.

Wacana yang berkembang sebelumnya, USBN menguji Bahasa Indonesia, IPA, Matematika, IPS, Pendidikan Kewarganegaraan, Seni Budaya dan Prakarya,  Pendidikan  Jasmani Olahraga dan Kesehatan, serta Pendidikan Agama. Kepala  Bidang  Pusat  Penilaian Pendidikan Kemendikbud Giri Sarana Hamiseno menyatakan, finalisasi USBN hanya tiga mapel akan ditentukan  pada  Selasa  (9/1/2018).

Penambahan mata pelajaran ini, menjadi pro-kontra dikalangan guru, pemehati pendidikan hingga Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yang menilai, keputusan tersebut merugikan siswa dan melanggar hak anak.

Perubahan dari ujian sekolah (US) menjadi USBN ini sejatinya merupakan keputusan penting. Namun sayang, sosialisasinya masih minim. Sebelumnya, beberapa guru SD bahkan banyak yang belum mengetahui bahwa tahun depan USBN di jenjang SD rencananya akan ada delapan mata pelajaran (mapel).