Informasi

Pemerintah Berikan Penghargaan kepada Kepala Daerah dan Pegiat Pendidikan Peduli PAUD




Penghargaan pengelola PAUD 2018 Tingkat Nasional

Sebagai wujud komitmen dalam pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pemerintah memberikan penghargaan kepada para kepala daerah, pegiat, dan tokoh masyarakat atas komitmen, dedikasi, serta sumbangsihnya dalam melaksanakan program PAUD. Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Ibu Negara, Iriana Joko Widodo, didampingi oleh Ibu Wakil Presiden, Mufida Jusuf Kalla, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy, dan Ketua Umum Organisasi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE), Erni Guntarto Tjahjo Kumolo, hari ini.

“Anak usia dini merupakan calon penerus generasi bangsa, sehingga perlu di perhatikan oleh para kepala daerah dan pegiat PAUD secara total kebutuhan tumbuh kembangnya untuk menjadi sehat, cerdas, ceria dan berakhlak mulia untuk anak Indonesia,” demikian disampaikan Ibu Negara saat memberikan penghargaan, di Kota Tangerang, Banten, Senin (20/11/2017).

Ibu Negara berharap seluruh pemangku kepentingan pendidikan dapat segera mewujudkan PAUD Berkualitas Universal, karena pendidikan yang di mulai sejak dini ini merupakan kunci keberhasilan masa depan anak bangsa.

Para penerima penghargaan
Penerima Anugerah PAUD yang diserahkan langsung oleh Ibu Negara, yakni Erni Guntarto Tjahjo Kumolo, Ketua Umum OASE; Hj. Sisilita Arsyadjuliandi, Bunda PAUD Provinsi Riau; Elisabeth Endang Prasetyaningsih, Bunda PAUD Kota Surakarta; Cut Fachrina Dewi, Bunda PAUD Kecamatan Pante Bidara, Aceh Timur; Nurhidayah, Bunda PAUD Desa Moteng, Kecamatan Brangrea, Kabupaten Sumba Barat, NTT; Yoseph Orem Blikalolong, Sosok pemulung dan pendiri PAUD di Kupang; Barbara Eni Priyanti, pemenang lomba buku cerita anak dalam format e-book, dan; Yani Tanti Siyani, Pemenang lomba penulisan naskah cerita anak.

Sedangkan penerima simbolik anugerah PAUD, yakni H Yusriansyah Syarkawi, Bupati Paser, Kalimantan Timur; R. Kadarmanto Baskara, Kepala Dinas Pendidikan DI Yogyakarta; Sriyanti Ano, Camat Dungingi, Kota Gorontalo; Hj. Bedah Matwiyah, Kepala Desa Cihujam, Kecamatan Cijaku Lebak; Yelli Yulyaningsih, PKG Kecamatan Serang, Kota Serang; Deni Wardani, Gugus PAUD Ahmad Yani, Jakarta Timur; Rizki Ameron, pemenang Lomba Edu Game, dan; Sri Mulyani, Pemenang Lomba Festival Kreativitas.

Pada kesempatan ini, Mendikbud mengatakan bahwa kegiatan pemberian Anugerah PAUD ini merupakan rangkaian kegiatan yang dimulai dari Hari Anak Nasional, hingga hari ini menjadi puncak pemberian penghargaan terhadap para pelaku PAUD. “Kita bersyukur dan bangga hari ini mendapatkan kehormatan turut hadir bersama kita Ibu Negara. Momentum pemberian penghargaan ini sangat penting dilakukan, agar kita bersama-sama baik pemerintah dan pegiat pendidikan memperhatikan PAUD lebih berkualitas,” tutur Mendikbud.

Semakin mendapat perhatian
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy menambahkan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) semakin mendapat perhatian dari seluruh pemangku kepentingan pendidikan nasional. PAUD tidak lagi hanya dianggap sebagai sarana bermain bagi anak di bawah usia sekolah. Namun, juga sebagai fondasi awal program penguatan pendidikan karakter dan budi pekerti.

“Pembentukan dan pembangunan karakter, budi pekerti dan akhlak mulia seorang manusia sejak usia dini harus menjadi pilar dan arus utama pembangunan pendidikan nasional,” ujar Mendikbud.

Dikatakan, hampir semua negara maju sudah memperlakukan PAUD dengan sangat baik. Mulai dari sisi anggaran atau pun kualitas guru dan tenaga kependidikannya. Peningkatan kualitas dan kuantitas PAUD, Kemendikbud telah masuk dalam program prioritas pendidikan nasional. “Sesuai dengan arahan Presiden, Pemerintah memberikan Bantuan Operasional Pendidikan Anak Usia Dini sebesar Rp.600 ribu per anak,” jelas Mendikbud.

Dalam hal ini, untuk membangun PAUD, Mendikbud berpesan, perlu adanya sinergi pemerintah daerah, khususnya dalam pengalokasian anggaran daerah untuk pengembangan PAUD yang ada di masing-masing daerah.