Newsticker

Keren, Itenas Berhasil Membuat Mobil Listrik Crossover




Mobil listri Itenas
Source: Facebook Mang Jamal
Indonesia patut berbangga, anak negeri telah berhasil menciptakan karya kekinian yang patut diacungi jempol. Institut Teknologi Nasional (Itenas) Bandung berhasil membuat mobil listrik berjenis crossover. Mobil listrik keluaran kampus di Jalan Suci tersebut diberi nama EVHERO (Electric Crossover).

Mobil ini pun menjadi mobil listrik berjenis crossover pertama di Indonesia. Mobil tersebut berkapasitas lima penumpang.  Prototipe mobil listrik Cross Over karya peneliti Itenas tersebut telah selesai dibuat pada Oktober 2017.

Perancangan dan pembuatan dimulai dari tahun 2014. Adapun pembuatannya sendiri melibatkan para dosen dari jurusan teknis mesin, teknik elektro, teknik industri, dan desain produk di Itenas Bandung. Tim tersebut di antaranya Tarsisius Kristyadi (Kepala tim riset dan pengembangan), Amirul Nefo (senior desain produk); Fred Soritua Rudiyanto (desain produk); Faishal Muhammad Daud; Denny (Demang), dan Hendra (Mekanik Mesin); dan Aji (mekanik).

Selama pembuatnya EVHERO hanya menghabiskan biaya riset dan pengembangan dari Kemenristekdikti dan bekerja sama dengan perusahaan kendaraan mobil listrik yaitu Betrix. Biaya yang dikeluarkan sekitar Rp 1 miliar.

Dan pada Rabu (15/11/2017) tersebut diluncurkan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil di Aula Bale Dayang Sumbi, Itenas, Jalan PHH Mustofa Nomor 23, Bandung. Menurut Ridwan Kamil, dengan hadirnya inovasi anak bangsa tersebut seharusnya pemerintah pusat bisa mendukung. Karena sudah dibuktikan dengan inovasi yang hadir saat ini bahwa teknologi memberikan dampak yang positif dan bermanfaat bagi lingkungan.

"Harusnya pemerintah pusat bisa lebih mendukung teknologi seperti ini. Dengan lahirnya kendaraan tersebut maka, lingkungan pun menjadi lebih bersih dan polusi berkurang," ujarnya.

Usai mencoba kendaraan yang berwarna oranye itu, dirinya menuturkan, desain yang modern membuat kita sebagai pengendara menjadi lebih nyaman. Karena mobil ini di desain sesuai kebutuhan yaitu bahan bakar listrik yang ramah lingkungan.

"Setelah saya coba tadi, suaranya tidak berisik malahan hampir tidak terdengar, dan saya coba keliling barusan, kendaraannya nyaman," ujar Ridwan Kamil.

Mobil EVHERO tersebut berbentuk kompromi antara SUV dan kendaraan keluarga. Kendaraan ini kecepatan maksimalnya 70 km/jam dan memiliki kekuatan listrik selama 2 jam. Sementara itu, mengenai musim hujan yang saat ini sedang berlangsung, kendaraan listrik itu jika tekena air tidak akan konslet. Hal ini karena di dalam komponen listrik tersebut di-cover dan dilindungi supaya tidak konslet jika terkena air. Kelebihan lainnya, mobil tersebut selain dalam hal lingkungan maupun bahan bakar, usia baterai yang cukup lama yaitu 25 tahun.