Informasi

Pemkab Bandung Barat Resmi Luncurkan Kartu Identitas Anak




Peluncuran Kartu Identitas Anak Kabupaten Bandung Barat

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bandung Barat (KBB) resmi meluncurkan Kartu Identitas Anak (KIA) pada Sabtu, 12 Agustus 2017 dalam acara Expo KBB. Peluncuran tersebut ditandai dengan penyerahan KIA oleh Bupati KBB H. Abubakar kepada perwakillan anak TK, SD, dan SMP yang ada di Kabupaten Bandung Barat.

"Implementasi KIA ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Kementerian Dalam Negeri No. 02 Tahun 2016 tentang KIA dan Peraturan Bupati Bandung Barat No. 43 Tahun 2016 tentang peraturan pelaksanaan, peraturan daerah No. 7 Tahun 2016 tentang penyelenggaraan administrasi kependudukan yang tertuang di pasal 24 (penerbitan KIA baru)," ujar Kepala Disdukcapil KBB yang didampingi Kabid Pelayanan Penduduk Tri Agus.

KIA ini, tambah Tri, bertujuan untuk meningkatkan pendataan, pelindungan dan pelayanan publik serta sebagai upaya memberikan perlindungan dan pemenuhan hak konstituasional warga negara.

Sementara untuk syarat- sayarat pembuatan Kartu Identitas Anak antara lain, dari usia 0-5 dan 5-17 tahun (kurang satu hari), belum menikah, foto copy Akta Kelahiran, fotokopi  KTP orang tua, fotokopi Kartu Keluarga (KK), melampirkan foto ukuran 3x4 = 1 Lbr berwarna (untuk anak usia diatas 5 tahun).

Adapun manfaat memiliki KIA pada anak menurut Agus, diantaranya; untuk pemenuhan hak anak, untuk persyaratan mendaftar sekolah, untuk keperluan data identitas membuka tabungan atau menabung di bank, untuk mendaftar BPJS, pembuatan dokumen keimigrasian, dan mencegah terjadinya perdagangan anak.

Keuntungan yang didapat dari penggunaan KIA akan mendapat potongan harga di rumah makan, hotel, tempat bermain yang selama ini sudah baru dilakukan MoU tujuh perusahan di KBB.

"Untuk tahun ini, Disdukcapil KBB baru bisa menyediakan 10 ribu blangko. Mudah-mudahan tahun depan jumlah blangko bisa lebih banyak. Karena jumlah anak yang ada di KBB sampai saat ini mencapai 534.867 anak," jelas Agus.