Newsticker

Kirab Bendera Merah Putih 72 Meter Warnai Peringatan HUT Ke-72 RI di Ujungberung




Kirab bendera raksasa di Ujungberung

Memperingati hari kemerdekaan banyak cara yang masyarakat lakukan, salah satunya seperti yang dilakukan oleh masyarakat Kelurahan Cigending, Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung yang memperingatinya dengan mengusung bendera merah putih dengan panjang 72 meter dan lebar 2,5 meter, sesuai jatuhnya hari kemerdekaan RI tahun 2017. Konsep dan ide ini muncul pertama kali dari TBM Rumah Baca Ujungberung, serta mendapat dukungan baik dari RW 03 Ajeng Sopandi serta Lurah Cigending Karna Suherman.

Kamis, 17 Agustus 2017 bertempat di Alun-alun Ujungberung, berlangsung upacara sekaligus pengibaran bendera, dan kirab bendera dengan panjang 72 meter. Kirab ini menarik perhatian karena, sebelumnya diusung dari Kompleks Ujungberung Indah.

Kegiatan kirab bendera 72 meter ini juga dimeriahkan oleh  karnavanal baju dari bungkus kopi hasil kreativitas dari Karang Taruna Setia Bakti Kelurahan Cigending. Tak hanya itu ada juga fashion show baju, karnaval  cosplay  karya Lukman seorang mahasiswa yang berdomisili di Andir Kaler RW 0. Tak sedikit juga  iring-iringan karnaval yang diikuti ibu kader PKK, majelis ta'lim, serta anak anak yang tergabung di kelurahan Cigending dan bintang tamu Reog Ponorogo.

Dukungan untuk kegiatan ini datang dari Yati Srisumiyati selaku Sekertaris Camat Kecamatan Ujungberung, Yati begitu proaktif dalam mendorong Camat Ujungberung Taupik untuk setiap tahun mengadakan acara serupa.

"Awalnya kami kesulitan untuk memilih pembawa kirab Sang Saka Merah Putih yang berukuran 72 meter ini. Tetapi setelah berkoordinasi dengan Yati Srisimiyati selaku Sekertaris Camat Ujungberung kami mendapat bantuan 50 personel dari Pramuka yang tergabung dari sekolah menengah atas se-kecamatan Ujungberung di bawah kepemimpinan Nendi untuk melakukan kirab bendera 72 meter," kata Lurah Cigending Karna Suherman.

Satu hari sebelumnya diadakan malam hening. Pada kesempatan tersebutm Sekcam Kecamatan Ujungberung Yati Srisumiyati menyatakan bahwa kegiatan ini salah satu tujuannya adalah membangkitkan rasa nasionalisme kebangsaan yang sudah mulai surut di masyarakat pada umumnya dan memupuk terus sikap cinta terhadap tanah air dan bangsa ini. (Santi Susilawati)