Newsticker

Kahitna Meriahkan Acara Halalbihalal Pemkot Bandung




Hiburan Kahitna Halalbihalal pemkot Bandung

Acara halalbihalal di lingkungan Pemkot Bandung pada Kamis (6/7/2017) dimeriahkan dengan hadirnya band Kahitna. Band yang dimotori oleh musisi Yovie Widianto tersebut sukses menghibur dalam kegiatan silaturahmi setelah Lebaran tersebut. Yovie sendiri mengaku berbangga hati tatkala ia bersama grup band Kahitna bisa tampil di Balai Kota Bandung.

Yovie pun mengungkapkan bahwa Bandung dan Kahitna tak dapat dipisahkan. Lagu-lagu ngehits yang diciptakannya serta menjadi idola pendengarnya banyak yang diciptakan di Kota Kembang.

“Bandung itu adalah kota yang paling inspiratif. Lagu-lagu Kahitna itu banyak diciptakan di Bandung. Ada di Dago, Cimanuk, Jalan Aceh, Cihapit, banyak tempat yang proses di situ,” ungkap Yovie.

Maka, saat tampil di Kota Bandung, khususnya di Balai Kota, ia merasa kerinduan itu muncul kembali. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada pemerintah kota atas kesempatan yang diberikan bisa tampil di jantung kota yang melahirkan band yang membesarkan namanya itu.

“Ketika ke Bandung itu seperti ke rumah aslinya kita. Selalu exciting, senengnya, kami memang diakui sebagai band bandung, dimana pun kami berada. Jadi kami merasa terhormat bisa ada di sini, di Balai Kota,” katanya.

Kang Emil apresiasi Kahitna
Wali Kota Bandung M. Ridwan Kamil pun mengapresiasi Kahitna yang telah menghibur hati berbagai generasi. “Tiga puluh satu tahun itu, untuk ukuran band dan komunitas kreatif itu, umur yang sangat panjang. Mungkin bisa rekor MURI,” ujar Ridwan.

“Pesannya sederhana jika manajemen baik dan orang yang terlibat berkomitmen pada bidang yang dicintainya hasilnya seperti ini (Kahitna) rezeki mengalir lagunya abadi, fans makin mencintai,” imbuhnya.

Pemerintah Kota Bandung sendiri sangat memahami bahwa Bandung hidup dari kreativitas. Maka, pemerintah harus turun tangan dalam memelihara jiwa kreativitas Bandung dengan memberikan fasilitas-fasilitas yang memadai bagi para seniman.

“Dulu negara tidak turun (tangan). Sekarang setelah saya jadi wali kota, negara turun (tangan). Maka kita menyiapkan Bandung Creative Center, salah satunya ada studio musik. Jadi seniman yang kebingungan tidak punya uang bisa digratiskan dengan fasilitas teknologi tercanggih,” terang Ridwan.