Newsticker

Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Bandung dan Asprov PSSI Jabar Gelar Liga Ngabuburit 2017




Liga Ngabuburit 2017

Klub sepak bola BNI 46 FC dan Blaster PSAD menjadi laga pembuka pada Liga Ngabuburit 2017 di Lapang Lodaya, Kota Bandung. Liga di bulan puasa yang berlangsung hingga 22 Juni 2017 tersebut berlangsung setiap pukul 15.00. Liga Ngabuburit merupakan gagasan dari Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Bandung dan Asprov PSSI Jabar.

Acara yang rutin digelar tiap tahun itu kini memperebutkan Piala Ketua Kwarcab Kota Bandung. Pembukaan dilakukan langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Bandung sekaligus selaku Ketua Kwartir Cabang Kota Bandung Yossi Irianto didampingi Wakil Ketua Asprov PSSI Jabar Aji Giatmiko Sugiat di Lapangan Lodaya, Kamis (1/6/2017).

Diikuti 36 tim
Tahun ini, Liga Ngabuburit diikuti oleh 36 tim yang terdiri dari tiga kelompok usia. Terdapat 6 tim kategori usia di bawah 19 tahun, 21 tim kategori umum usia 20-39 tahun, dan 9 tim kategori usia di atas 40 tahun.

Yossi mengaku berbangga dan salut kepada para pemain, bahwa di tengah aktivitas berpuasa tidak menjadikan halangan untuk tetap berolahraga. Pada pertandingan ini, para pemain memang diharuskan dalam keadaan berpuasa.

"Ini bagus sekali, karena yang penting sampai yang wajib jadi sunah, yang sunah jadi wajib," ucap Yossi.

Menurutnya, kegiatan ini penting dilakukan untuk meningkatkan kebugaran masyarakat. Sebab peran pemerintah tidak hanya untuk mengolahragakan masyarakat tetapi juga memasyarakatkan olahraga.

"Apalagi kita akan punya bonus demografi di mana usia produktif akan mencapai 70% dari total populasi," katanya.

Oleh sebab itu, penting halnya menjaga kebugaran dan kesehatan generasi produktif itu sejak dini. Prinsipnya, jika badan kuat, maka jiwa pun akan sehat.

"Kalau tidak diisi dengan keseimbangan jasmani dan rohani, usia produktif itu akan lewat begitu saja," imbuh pria penerima penghargaan Satya Lencana Karya Satya 30 tahun itu.

Mempererat persatuan dan silaturahmi
Selain itu, ia juga mengingatkan agar kegiatan yang dilaksanakan bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila itu bisa menjadi momentum untuk mempererat persatuan dan silaturahmi. Ia juga ingin menegaskan, bahwa perannya di dalam Pramuka juga mendorong untuk memperkuat Pancasila.

"Pramuka bukan cuma milik anak sekolah, semua elemen adalah bagian dari Pramuka. Semoga momentum ini bisa menginspirasi bagaimana Pancasila mampu mempersatukan," tandasnya.