Newsticker

Yossi Irianto: Media Massa Turut Andil dalam Pembangunan Kota Bandung


Seminar Peranan Pers Dalam Pembangunan Daerah dan Uji Kompetensi Wartawan Angkatan XII

Media cetak, online maupun televisi turut memberi andil dalam pembangunan di Kota Bandung. Perkembangan teknologi tidak bisa dihindari dalam memberikan efek positif kepada masyarakat. Sekitar 60-70% masyarakat Kota Bandung menggunakan media sosial dalam mencari informasi. Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah Kota Bandung Yossi Irianto dalam acara Seminar Peranan Pers dalam Pembangunan dan Ujian Kompetensi Wartawan Angkatan XIII di Hotel Savoy Homan, Kota Bandung (09/05/2017).

"Saat perkembangan teknologi semakin berkembang. Tidak bisa dihindari dalam memberikan efek positif. Dapat terlihat sekitar 60-70% dari 2,4 juta masyarakat Kota Bandung menggunakan media sosial. Termasuk Humas Pemkot Bandung menggunakan media sosial dalam mengedukasi masyarakat contohnya saat melawan hoax. Humas Pemkot Bandung menggunakan #BDGHANTAMHOAX dalam memerangi kejahatan informasi palsu yang disebarkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab," jelasnya.

Kontrol sosial yang efektif
Pers saat ini menjadi kontrol sosial yang sangat efektif untuk masyarakat. Masyarakat sekarang sudah pintar dalam memilah dan memilih informasi yang benar dan akurat. Selain itu, Yossi mengatakan pembangunan Kota Bandung di antaranya terbantu dengan kinerja atau profesi wartawan yang mendukung program-program Pemerintah Kota Bandung sehingga menjadi kota yang digemari wisatawan dalam maupun luar negeri.

"Perlu diingat, dalam membangun Kota Bandung salah satu faktor yang membantu ialah tugas dan fungsi profesi wartawan yang me-review Kota Bandung sehingga Kota Bandung disenangi oleh para wisatawan," ucapnya.

''Saya harap kita semua bisa bekerja sama dalam membangun Kota Bandung. Terlihat saat ini mencapai 75% masyarakat Kota Bandung merasa puas dengan kinerja kami. Melalui program Bandung Menjawab SKPD bisa secara langsung menjawab pertanyaan dari wartawan yang menjadi penghubung antara masyarakat dengan Pemerintah Kota Bandung, sehingga kami bisa secara cepat merespons segala keluhan yang terjadi di lapangan," jelasnya. (SP)