Newsticker

268 Mahasiswa Asal Kota Bandung Diterima di UNPAD Lewat Jalur SNMPTN


Yossi Irianto dan 268 mahasiswa Unpad asal Bandung

Sebanyak 268 orang mahasiswa asal Kota Bandung diterima di Universitas Padjadjaran melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Para mahasiswa tersebut langsung mendapatkan arahan dan ucapan selamat dari Sekretaris Daerah Kota Bandung Yossi Irianto di Pendopo Kota Bandung, Senin (15/5/2017).

Pada arahannya, Yossi mengingatkan akan pentingnya pendidikan dalam proses pembangunan. Ia menggambarkan kondisi Kota Bandung saat ini yang dipenuhi dengan berbagai potensi, mulai dari ekonomi, sosial, hingga sumber daya manusia.

“Pertumbuhan ekonomi kita sudah mencapai 7,8%. Sangat tinggi. Tapi kita harus tetap iringi dengan pertumbuhan kualitas sumberdaya manusia. Kita perlu sumberdaya yang kompetitif agar mampu menghadapi dunia global,” ujar Yossi.

Akses warga mengeyam pendidikan di PT
Ia menambahkan, pendidikan menjadi salah satu jalan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat. Oleh karena itu, program-program pendidikan di Kota Bandung selalu menjadi prioritas, terutama dalam hal meningkatkan akses bagi warga kurang mampu.

Akses tersebut juga diberikan kepada mereka yang ingin mengenyam pendidikan tinggi. Tahun ini, Pemerintah Kota Bandung telah bekerja sama dengan 55 perguruan tinggi negeri maupun swasta di Kota Bandung. “Tujuannya agar sinergitas antar lembaga bisa terjalin. Kita ingin memberikan beasiswa kuliah bagi warga kurang mampu,” tutur Yossi.

Ia mengatakan telah menggelontorkan dana sebesar Rp20 milyar untuk beasiswa sarjana, yang dititipkan melalui instansi-instansi pendidikan tinggi. Beasiswa itu khusus ditujukan bagi mahasiswa ber-KTP Kota Bandung.

“Mereka yang dinyatakan lolos dalam seleksi akan mendapatkan bantuan biaya perkuliahan sebesar Rp4-6 juta per tahun,” jelasnya.

CSR dari Bank BJB
Kemitraan dengan Universitas Padjadjaran juga telah berlangsung cukup lama. Wakil Rektor Bidang Riset, Pengabdian Pada Masyarakat, Kerja Sama, dan Korporasi Akademik Keri Lestari menuturkan bahwa kerja sama dilakukan untuk menyinergikan program dan kebijakan antar lembaga.

“Tahun ini mahasiswa asal Kota Bandung paling banyak masuk ke Universitas Padjadjaran dibandingkan kota lain di Jawa Barat. Itu karena potensi yang ada di Kota Bandung sangat memadai,” ujar Keri.

Menurutnya, hal ini menunjukkan bahwa pemerintah kota telah berhasil meningkatkan kualitas pendidikan dasar di sekolah-sekolah. Ia pun mengapresiasi jajaran Pemerintah Kota Bandung.

“Ini prestasi dari pemerintah kota untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di sekolah,” imbuhnya.

Pada acara tersebut, dua orang mahasiswa diberikan bantuan pendidikan oleh Bank BJB. Bantuan tersebut merupakan CSR dari Bank BJB selaku bank yang bermitra dengan Universitas Padjadjaran dan Pemerintah Kota Bandung. (Humas Setda Kota Bandung)