Newsticker

Tips Buat Mahasiswa Luar Kota yang Kuliah di Bandung





Bandung dijuluki Kota Kembang, Kota Musik, Kota Kreatif, hingga Kota Pendidikan. Bandung menjadi idaman tersendiri bagi sebagian anak muda yang ingin meneruskan kuliah. Maklum saja, beberapa perguruan tinggi di Bandung termasuk dalam jajaran prestisius dalam sejarah perkembangan pendidikan Indonesia.

Sebut saja Institut Teknologi Bandung (ITB) yang melahirkan tokoh-tokoh dari Presiden Soekarno, BJ Habibie, hingga para menteri di berbagai periode. Ada juga kampus Universitas Padjadjaran yang melahirkan banyak tokoh dari ekonom hingga politisi.

Bukan hanya kampus negeri yang melejit di Kota Bandung. Kampus-kampus swasta seperti Unikom telah melahirkan banyak prestasi dalam bidang robotika. Sementara dalam urusan bidang desain dan teknologi informasi kini mencuat nama Telkom University yang lokasinya tak jauh dari keluar tol Buah Batu.

Bagi kamu dari luar kota yang berniat kuliah dan diterima di perguruan tinggi di Bandung, berikut ini beberapa tips saat menjalani bangku kuliah di Bandung.

1. Lokasi-lokasi kampus
 Ini yang harus diperhatikan bila memang kamu belum benar-benar mengenal Bandung. Beberapa kawasan di Bandung adalah titik-titik kampus negeri dan swasta berdiri. Di arah timur (sebetulnya masuk Sumedang, namun berbatasan dengan Bandung) ada kawasan pendidikan Jatinangor. Di sana berdiri kampus Unpad, IPDN, ITB (Kampus II/dulu Universitas Winayamukti), dan Ikopin.

Sementara yang banyak kampus lainnya adalah kawasan Bandung Utara. Di daerah Jln. Dipatiukur dan sekitarnya berdiri kampus Unpad (sebagian besar untuk fakultas jenjang S1 telah pindah ke Jatinangor), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Komputer Indonesia (Unikom), IInstitut Teknologi Harapan Bangsa (ITHB),  ST Inten, STHB, Universitas Islam Bandung (Unisba), Unpas, Unpar, dll.

Di daerah selatan Bandung ada kampus Institut Seni dan Budaya Indonesia (ISBI) di Buah Batu; Telkom University di kawasan Jln. Bojongsoang/Terusan Buah Batu; Uninus di Jln. Soekarno-Hatta, LPKIA di dekat Jln. Buah Batu; dll.

2. Cari kosan/tempat tinggal
Untuk urusan bermukim saat kuliah di Bandung menjadi perhatian penting. Kamu bisa memilih tinggal di kosan, asrama, ataupun apartemen. Ini sesuai budget biaya hidup di Bandung. Untuk kosan juga bergantung fasilitas dan jauh-dekatnya dengan lokasi kampus. Pilihan lain bisa juga ngontrak satu rumah bareng teman-teman, ini bisa lebih menekan biaya dengan bayar kontrakan secara patungan.

3. Ketahui jalur transportasi
Ini yang lebih penting lagi. Kuliah bukan hanya bertualang di sekitaran kampus. Sekali-kali bisa menjelajah Bandung, baik itu belanja buku, hunting kuliner, maupun berwisata. Pilihan layanan transportasi bisa naik bus DAMRI, angkot, atau layanan lain seperti ojek atau mobil online. Jika belum kenal rute angkot di Bandung bisa dilihat di aplikasi https://angkot.tibandung.com. Buat menjajal mengenal rute dan kawasan di Bandung, gak ada salahnya nyasar-nyasar dulu.

4. Kuliner
Untuk urusan pengisi perut, seperti kawasan pendidikan lainnya, sentra-sentra kuliner biasa berjejer di dekat kampus kamu. Asal tahu saja, boomingnya nama-nama kuliner di Bandung sebagian besar malah banyak awalnya yang berdiri di sekitaran kampus. Ini karena para mahasiswa banyak yang menggunakan media sosial dan mengunggah tentang tempat kuliner tersebut sehingga akhirnya banyak dikenal ke luar. Tempat makan di sekitaran kampus biasanya menyesuaikan dengan kantong mahasiswa. Bukan saja murah-murah namun juga dijamin enak-enak.

5. Pendukung belajar
Ini salah satunya menyangkut bahan ajar, seperti buku. Untuk beli buku, di Bandung ada Pasar Buku Palasari yang legendaris. Selain koleksi buku-buku yang dijual lengkap, juga harganya miring. Bagi yang senang belanja di toko buku ada juga beberapa toko buku besar yang ada di pusat kota Bandung juga yang dekat kampus.

6. Kebutuhan lain
Ini misalnya menyangkut kebutuhan sehari-hari, buat beli baju misalnya. Untuk beli baju dengan harga mahasiswa namun kualitasnya bagus bisa kali-kali ke Pasar Baru, sentra Distro Parahyangan Plaza dan di Jln. Trunojoyo, Pasar Andir, atau juga bisa beli online.

Di Bandung banyak yang dagang baju online dari kaos, busana muslimah, sepatu, dan lainnya yang dijual online dan harganya sangat miring. Yang penting, baju bisa kebeli dan uang di saku tetap hemat. Lumayan kan sisanya bisa dialokasikan buat kebutuhan lain, misalnya nonton film di bioskop atau wisata di seputaran Bandung.

7. Eksplor Bandung
Sayang bila kuliah di Bandung tapi tak menjelajah kota ini. Di Bandung banyak hal-hal yang bisa dieksplorasi. Misalnya, bagi yang senang wirausaha bisa gabung dengan komunitas atau unit kegiatan mahasiswa yang berhubungan dengan wirausaha. Bagi yang ingin mengenal sejarah Bandung, bisa gabung dengan Komunitas Aleut.

Bagi yang senang seni budaya, bisa gabung dengan UKM seni budaya di kampusnya, misalnya Lises di Unpad atau Kabumi di UPI. Bagi yang senang fotografi? Banyak banget komunitas fotografi di Bandung, dari level pemuli hingga profesional. Buat yang senang film, biasnya di setiap kampus ada UKM khusus film. Sampai bagi penggemar Persib bisa gabung di Viking atau ikut keanggotaan Persib dengan bikin kartu khusus.

Segitu aja dulu. Buat informasi lainnya seputar tips kuliah di Bandung, bisa dilihat di artikel-artikel selanjutnya. Wilujeng sumping dan selamat menikmati Bandung!