Newsticker

Tim Sailly dari Bandung Sabet Juara Pertama Go-Hackathon 2017


Tim Sailly Bandung Juara Go-Hackathon 2017

Aplikasi tracking yang dapat membantu penggunanya untuk menemukan barang-barang yang hilang di jalan menjadi pemenang dalam Go-Hackathon, kompetisi aplikasi berbasis open source yang digelar Go-Jek. Aplikasi bernama Go-Track tersebut dimendangkan oleh tim Sailly asal Bandung. Tim yang beranggotakan tiga orang mahasiswa Instititut Teknologi Bandung (ITB) berhak mendapatkan hadiah utama berupa uang tunai sebesar Rp 120 juta.

Kompetisi Go-Hackathon diikuti oleh 415 tim dari berbagai kalangan. Dari 415 tim tersebut, 39 tim masuk ke dalam babak final, dan merealisasikan idenya dengan cara menulis kode program dalam waktu 24 jam di Kantor Go-Jek.

Dalam kejuaraan tersebut, juara kedua oleh tim SSX_Ceria (Jakarta) dan  juara ketiga diperoleh tim Quantum Sigmoid (Jakarta). Tim SSX_Ceria mengembangkan Caprica, helm pintar yang mengintegrasikan proteksi, data gathering, dan kenyamanan pengguna. Helm pintar ini punya tiga fitur
- SOS Alert, berfungsi mengirimkan sinyal bahaya kepada ambulans terdekat bila pengguna mengalami kecelakaan;
- Bluetooth Speaker yang bisa menghubungkan mitra driver dengan pengguna Go-Jek bila ada panggilan;
- Speed Warning yang menghubungkan helm dengan akselerator kendaraan melalui GPS smartphone.Tim SSX_Ceria memenangkan Macbook Pro.

Sementara aplikasi besutan juara ketiga, Tim Quantum Sigmoid dari Jakarta, menciptakan layanan Cloud Base Food Image Recognition. Fitur yang ditawarkan yakni dengan hanya mengambil gambar makanan, layanan tersebut bisa mengenali nama makanan tersebut. Karya teknologi ini memanfaatkan artificial intelligence (AI) dan deep learning. Tim Quantum Sigmoid mendapatkan smartphone Google Pixel.

Ketiga tim tersebut berhasil menyisihkan 36 tim lain yang masuk babak final pada 25-26 Maret 2017. Kompetisi dengan tema #KaryaTanpaBatas tersebut dimulai sejak Februari hingga Maret 2017. Penyerahan hadiah dilaksanakan pada Selasa (25/4/2017). (SBR-001)