Newsticker

Susi Pudjiastuti Gelar Pertemuan dengan Masyarakat Indonesia di Jepang


Lawatan Susi Pudjiastuti ke Jepang

Dari tanggal 10 sampai 15 April 2017, Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti melakukan kunjungan kerja ke Jepang.  Dalam lawatan ke Jepang tersebut, Susi bertemu dengan Menteri Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Jepang dan Menteri Pertahanan Jepang, para pejabat Jepang, serta masyarakat Indonesia yang ngumbara di Jepang.

Kunjungan kali ini pun merupakan upaya tindak lanjut kerja sama dalam peningkatan kapasitas pengujian mutu dan keamanan produk perikanan. Agenda lainnya, Susi juga akan bertemu dengan Coast Guard Jepang, para pengusaha perusahaan besar di Jepang, dan mengunjungi perusahaan perikanan.

Sementara untuk lebih mempelajari seputar dunia perikanan dan kelautan, Susi mengunjungi pengelolaan dan cold chain system, galangan kapal, riset budidaya perikanan, koperasi, radio komunikasi, pusat pengelolaan data dan informasi, dan tempat pelelangan ikan di Negeri Sakura tersebut.

Susi pun menggelar pertemuan masyarakat Indonesia yang ada di Jepang. Pertemuan digelar di Balai Indonesia, Sekolah Republik Indonesia Tokyo (12/4/2017) dengan kegiatan tanya jawab.

"Yang saya tahu pertemuan kali ini penuh sekali dan kayaknya terpenuh kedua setelah kedatangan Presiden Jokowi di masa lalu," papar Ben Perkasa wakil duta besar Indonesia di Jepang yang memberikan sambutan awal.

Beberapa pertanyaan diajukan peserta dari soal alasan Susi menerima jadi Menteri Kelautan dan Perikanan; pengalaman Susi selama ini dalam mengelola bisnis; hingga kasus insiden pesiar Caledonian Sky yang awal bulan lalu menabrak terumbu karang di kawasan Raja Ampat, Papua.

Dalam paparannya, Susi pun mengungkapkan atas etos kerja bangsa Jepang  yang sangat disiplin dan perlu dicontoh. Susi pun berharap generasi muda menggantikan generasi sekarang yang katanya tak bebas dari korupsi. Kelemahan integritas membuat korupsi dan akhirnya membuat bangsa Indonesia serba kekurangan. Padahal, Indonesia dikaruniai sumber daya alam yang semuanya ada, apa pun juga ada di Indonesia, bahkan pernah jadi produsen minyak dunia.  (Dhany Irfan - Kontributor Jepang)