Newsticker

Kasaba, Layanan Bayi dan Anak Berbasis Online di Kec. Coblong


Layanan Kader Sayang Bayi dan Anak Kec Coblong

Kecamatan Coblong Kota Bandung kini punya kader khusus yang melayani bantuan pijat bayi dan anak. Program yang dinamakan Kasaba (Kader Sayang Bayi dan Anak) ini adalah hasil kerja sama antara Rumah Sakit Santo Borromeus dan Kecamatan Coblong, dan digagas atas inisiasi dari Puskesmas Wijayakusumah.

Program tersebut dilaksanakan bertujuan untuk memberikan pelayanan sekaligus pemahaman tentang manfaat dari pijat kepada bayi dan anak. Selain memberikan kenyamanan kepada bayi, pijat dapat melancarkan peredaran darah sehingga bayi lebih sehat dan pertumbuhan dapat lebih optimal.

Berbasis online
Sekretaris Daerah Kota Bandung Yossi Irianto mengapresiasi dan mendukung penuh pelaksanaan program tersebut. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada RS. Borromeus yang telah membantu fasilitas berupa sepeda motor untuk operasional kader Kasaba. Hal itu diungkapkannya saat peresmian Kasaba di Rumah Sakit Santo Borromeus, Selasa (11/4/2017).

Program Kasaba ini dilaksanakan berbasis online. Saat ini, tim tengah menyiapkan aplikasi berbasis android yang dapat diunduh untuk melakukan pemesanan layanan Kasaba. Sementara aplikasi dikembangkan, kader Kasaba saat ini bisa dikontak melalui nomor Whatsapp.

“Meskipun baru diluncurkan, namun alhamdulillah ternyata program ini sudah viral di masyarakat Coblong dari mulut ke mulut. Berkaitan dengan akselerasi, tentu bantuan perangkat teknologi berbasis IT akan lebih memudahkan,” ujar Yossi.

Inovasi layanan publik
Program yang digagas oleh Posyandu Wijayakusumah ini, menurut Yossi, adalah bukti bahwa masyarakat sudah mampu berinovasi dengan pelayanan publik. Hal inilah yang lantas menghantarkan Posyandu Wijayakusumah menjadi perwakilan Jawa Barat untuk mengikuti lomba Posyandu terbaik di tingkat nasional.

Guna mendukung program tersebut, Yossi ingin membantu para kader dengan menambah fasilitas untuk kegiatan operasional. Ia ingin mengupayakan agar sepeda motor yang digunakan oleh para kader dapat diperbanyak sejumlah kader. Saat ini, terdapat enam kader yang bertugas di Kecamatan Coblong, sesuai dengan jumlah kelurahan yang ada di sana.

“Kalau ada enam, jadi untuk setiap kelurahan, saya kira akan lebih baik. Kita akan upayakan, mudah-mudahan ada jalannya,” kata Yossi.

Motivasi bagi kecamatan lain
Usai peresmian, Ketua TP PKK Kota Bandung Atalia Ridwan Kamil yang juga turut hadir dalam acara tersebut meninjau langsung ke lokasi rumah warga untuk melihat bagaimana para kader bekerja. Dengan menggunakan motor operasional Kasaba, Atalia datang ke salah satu rumah di RW 13 Kelurahan Sekeloa. Di sana, ia melihat bagaimana bayi tersebut diberi pijatan oleh kader.

“Saya merasa senang dan bangga melihat inovasi ini. Semoga ini bisa memotivasi kecamatan lain se-Kota Bandung sehingga Posyandu bisa lebih produktif dan proaktif dalam memberikan pelayanan kepada warga,” ungkap Atalia. (Humas Setda Kota Bandung)