Newsticker

Yossi Irianto Masuk Daftar Bakal Calon Wali Kota Bandung dalam Survei LPPM UPI


Pemilihan Wali Kota Bandung yang akan dilaksanakan pada tahun 2018 mendatang, melatar belakangi Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) UPI yang bekerja sama dengan Indo Barometer Institute melakukan survei harapan masyarakat terhadap Calon Wali Kota Bandung Periode 2018-2023.

Berdasarkan survei yang dilakukan terhadap 400 warga Kota Bandung,  dengan dasar pertanyaan kriteria utama pemimpin Kota Bandung serta prioritas masalah yang harus diselesaikan. Ada 17 nama bakal calon yang muncul yaitu Ridwan Kamil, Oded M. Danial, Yossi Irianto, Erwan Setiawan, Teddy Rusmawan, Haru Suandaru, Tate Qomarudin, Gatot Tjahyono, Deden Rumaji, Ledia Hanifah Amaliah, Farhan, Achmad Nugraha, Edwin Sandjaya, Ayi Vivananda, Arfiana Rafaldi, Fiki Satari, dan Ricky Subagja.

Survei awal ini baru memunculkan nama, belum menunjukan popularitas maupun elektabilitas. "Harapan kami hasil survei ini bukan untuk jualan orang, tapi jadi alat bagi bakal calon untuk menggali apa sebenarnya yang menjadi harapan Kota Bandung" ungkap Sardin selaku Tim Peneliti LPPM UPI.

Yossi: Fokus dulu pekerjaan
Yossi Irianto yang merupakan Sekertaris Daerah Kota Bandung, masuk daftar bakal calon pada survei ini. Menanggapi ini Yossi mengungkapkan "Sekarang ingin fokus dulu dengan pekerjaan saya, pengabdian saya terhadap masyarakat sebagai Sekda di Kota Bandung." ungkap Yossi saat berada pada acara pelantikan kwaran di Ujungberung.

Survei masih akan dilakukan sampai menjelang pemilihan, dimana nantinya survei mendalam menunjukan besar persentase nama-nama tersebut. Adapun tiga kriteria utama pemimpin Kota Bandung berdasarkan survei pertama yaitu memiliki pengalaman menjadi pejabat formal di pemerintahan 38,8 %, memiliki kedekatan dengan rakyat kecil 27,36 % dan menunjukkan sikap keagamaan yang baik termasuk di dalamnya soleh secara sosial (agamanya rajin, secara sosial juga arif, merangkul semua kalangan) 16,67 %.

Selain itu, peningkatan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan 27,36 %, pemantapam kualitas infrastruktur perkotaan dan pengelolaan lingkungan hidup 20,39 % dan penanggulangan kemiskinan, penanggulangan PMS, pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, serta pengendalian penduduk 17,41 % menjadi tiga prioritas masalah penting yang Masyarakat ungkapkan harus diselesaikan oleh pemimpin Kota Bandung.