Newsticker

Profil Michael Essien





Bernomor punggung 5, akhirnya Michael Essien resmi bergabung dengan Persib. Kehadiran mantan bintang Chelsea tersebut memupus rumor selama ini dimana manajemen Persib dianggap "PHP" dalam menarik bintang sepak bola dunia. Sebelumnya, nama Ronaldinho digadang-gadang akan ditarik ke kandang Maung Bandung. Namun, posisi bintang asal Brazil tersebut yang menjadi duta Barcelona tak memungkinkan ia bergabung dengan Atep dan kawan-kawan.

Kini, hadir nama Michael Essien menjadi sabiwir hiji alias jadi buah bibir di kalangan pecinta Persib. Maklum saja, guna menghadapi Liga 1, Persib sebenarnya sedang mencari pemain asing untuk posisi striker. Dan kado ulang tahun Persib tahun ini, pada Selasa, (14/3/2017) siang gelandang asa Ghana kelahiran 1982 tersebut hadir di Grha Persib, Jalan Sulanjana.

Sebelumnya manajemen Persib Bandung membantah kabar yang menyebutkan Essien akan bergabung dengan Pangeran Persib. Rumor mulai ramai dimana sebelumnya Essien hadir di Jakarta sejak akhir pekan lalu. Namun, bagaimanapun tanggapan dan kebingungan dari para bobotoh, Persib kini sudah menjadi tim yang berani merekrut pemain bola bertaraf kelas dunia.

Profil dan perjalanan karier Michel Essien
Bagi Anda penggemar Liga Premier Inggirs, mungkin sudah tak asing dengan sosok yang kini berlabuh di Persib ini. Sepanjang 2005-2014, Essien pernah memperkuat tim biru di negeri Ratu Elizabeth tersebut. Awal karier profesional Essien dimulai dari klub Bastia (Divisi 1 Liga Prancis) pada Juli 2000.

Perjalanan karier profesional Essien berlanjut ke  Olympique Lyonnais pada tahun 2003-2005. Waktu itu, Lyon memboyong Essien dari Bastia dengan transfer sebesar €7.8 juta  (sekitar Rp117 miliar) Saat bergabung di Lyon, Essien bermain sebanyak 77 kali pertandingan dan mencetak 7 gol,  serta meraih dua kali gelar juara liga. Tahun 2005 ia masuk dalam nominasi FIFA ‘Player of The Year’.

Tanah Inggris kemudian menjadi pilihan Essien. Pada 2005, ia bergabung dengan Chelsea hingga 2014. Ia diboyong ke Chelase dengan nilai transfer €24.4 juta  (sekitar Rp366 miliar). Nilai transfer waktu itu termasuk termahal mengalahkan Didier Drogba. Pada musim transfer sebelumnya, mahar Drogba sebesar €24 juta.  Selama memperkuat Chelsea, Essien bermain di 168 pertandingan dan berhasil mencetak 17 gol.

Selama di Chelsea Essian pernah masuk nominasi
- FIFA ‘World Player of The Year’,
- Ballon d’Or,
- Memenangkan ‘Chelsea Player of The Year’ (di pilih oleh fans Chelsea)
- Dua kali masuk nominasi ‘African Footballer of The Year’
- Memenangkan ‘African Footballer of The Year’ versi BBC.

Pada 2012-2013, Essien sempat juga dipinjamkan ke Real Madrid. Di Madrid, ia bermain 20 pertandingan dan mencetak 2 gol. Sehabis kontrak pada 2014, Essien lalu bergabung dengan AC Milan (2014-2015)  dan Panathinaikos (2015-2016). Selama di Panathinaikos ia digaji sebesar €800.000 (setara Rp11 miliar).

Essien dikenal sebagai tipe pemain pemain bertenaga besar dan memiliki kemampuan bertahan dan menyerang cukup baik sehingga sering dijuluki Si Bison karena gaya bermainnya yang keras. Essien memiliki kewarganegaraan ganda, Ghana dan Perancis