Newsticker

Profil Hariono: From Zero to Hero



Inilah pemain yang betah berada di kandang Maung Bandung. Ya, pemain yang terbilang basajan alias sederhana ini termasuk yang paling lama di Persib. Pemain gelandang Persib Bandung yang dikenal mangprang ini lahir di Sidoarjo, Jawa Timur pada 2 Oktober 1985. Hariono pun termasuk pemain yang jadi bagian Persib saat meraih Celebes Cup, juara Indonesia Super League 2014, juara Piala Wali Kota Padang 2015, dan juara Piala Presiden 2015.

Salah satu momen manis dengan Persib saat berhasil mencetak gol bersejarah pada Rabu, 30 November 2016 saat menjamu Perseru Serui. Saat itu, Hariono berhasil menyumbang gol bagi Persib setelah delapan musim berkostum biru. Berikut beberapa informasi seputar Mas Gondrong alias Mas Har ini yang disarikan dari berbagai sumber:

1. Pernah kerja kuli panggul
Saat usia SMP, ia pernah jadi kuli angkut barang di sebuah minimarket di kampungnya di Surabaya. Pekerjaannya tersebut ia lakoni selama 3-4 tahun.  Di sela kerja, ia juga main sepak bola di klub di Divisi 2. Beruntungm perusahaan memberi izin Mas Har main sepak bola Hingga akhirnya ia bergabung dengan SSB. Hingga akhirnya datanglah seleksi Deltras senior dangan pelatih kepala Jaya Hartono (2004) dan mengubah perjalanan si kalem ini ke depannya.

2. Jaya Hartono
Fase baru Hariono dimulai saat Jaya Hartono pindah ke Persib. Pelatih tersebut juga membawa Hilton, Ronggo dan Waluyo. Ia bergabung di Persib pada musim 2008/2009 dan sampai kini masih mengenakan kostum Pangeran Biru.

"Saya diajak sama coach Jaya (Hartono) ke Bandung. Saat itu saya sempat berpikir panjang, karena PERSIB akan menjadi klub pertama saya yang jauh dari rumah. Tapi saya tekadkan saat itu jika saya adalah pemain profesional yang harus siap tampil selalu baik di mana pun bermain. Saya enggak pernah kepikiran main di Persib. Saya enggak pernah ikuti sepak bola dunia, tapi saya hanya ingin mengubah nasib keluarga saja. Saya ingin membawa Persib juara dan membiayai ayah saya naik haji," kata pemilik nomor punggung 24 ini.

Partai lawan Persija di Stadion Siliwangi jadi perkenalan permainan Hariono setelah ia mengganti Suwita Patha. Sejak saat itu, posisi gelandang bertahan beralih dari Suwitha ke Hariono.

3. Pilihan utama
Pemain bernomor punggung 24 ini sering menjadi pilihan utama meskipun berganti pelatih. Seperti saat dilatih Djadjang Nurdjaman, Hariono selalu menempati pemain inti, hal itu juga yang dilakukan oleh pelatih baru, Dejan Antonic. Mak, Hariono pun layak dijuluki The Untouchable di lini tengah Persib.

4. Mangprang
Gaya bermain ngotot dengan tekel-tekel keras membuat Hariono begitu mudah dikenali di lapangan. Permainan keras tak segan diperlihatkan Hariono demi memutus aliran serangan lawan agar tak mencapai lini pertahanan. Namun, Mas Har pun memiliki visi dan kreativitas yang baik meski berposisi sebagai gelandang bertahan.

5. Rekor bermain
Hariono telah bermain dalam 23 laga Persib di ajang TSC 2016. Hariono menorehkan waktu bermain selama 11.158 menit dari 136 laga yang dimainkan.

6. Persib keluarga kedua
"Sampai sekarang belum, saya merasa nyaman di sini. Kekeluargaan dan emosional persahabatannya begitu kental. Saya merasa PERSIB sebagai keluarga kedua. Persib luar biasa!," ungkap Hariono suatu waktu.

7. Isinan
Bukan hanya isinan (pemalu), Hariono juga memiliki karakter cicingeun alias pendiam. Pengakuan dokter kesehatan Persib Bandung, Hariono salah satu pemain yang jarang mengeluh, setiap kali ditanyakan masalah kondisi kebugaran fisiknya setelah berduel atau terjatuh di lapangan, ia selalu menjawab tidak apa-apa.

8. Pemain Timnas
Mas Har pernah bermain di Timnas Indonesia. Penampilannya di timnas saat melawan Palestina, mungkin akan jadi pengalaman yang sulit dilupakan olehnya. Saat itu, ia mencetak gol pertamanya sepanjang karier sepakbolanya. Golnya itu menjadi gol pembuka untuk Timnas hingga pada akhirnya menang 4-1. Namun, sundulan bola darinya selain melahirkan gol juga bertepatan dengan kaki pemain Palestina, Murad I.M Said yang bersarang pelipis hingga Mas Har harus dijahit sebanyak 6 jahitan.

9. Suami Polwan
Istri Mas Har adalah seorang Polwan bernama Fianita Kusuma Wati dan bertugas di Polsek Tulangan bagian Reskrim (reserse dan kriminal). Hariono yang pemalu tapi garang di lapangan ini mengaku mengenal Fianita sejak SMA di Sidoarjo, meski mereka beda sekolah. Fianita di SMA 4 dan Hariono SMA Unggalan.

Karena satu kota, kerap bertemu, kerap saling curhat, cinta pun bersemi. Keduanya akhirnya sepakat menikah dan menggelar resepsi di Gedung Serbaguna, Tulangan, Sidoarjo pada 9 Oktober 2014. Demi resepsi, Mas Har rela memotong rambut  karena buat akad nikah. "Supaya rapi. Kalau istri tidak masalah, rencana juga ini menuju digondrongkan lagi. Ini potong juga buat memulai kehidupan baru," kata Mas Har.

- Akun Instagram: @gondronghariono
- Official Merchandise: @h24.apparel