Newsticker

Sinetron Preman Pensiun Tayang Ulang di Global TV





Bagi Anda yang sono dengan sinetron komedi "Preman Pensiun", sinetron garapan penulis/sutradara Aris Nugraha tersebut kembali tayangan ulang (re-run) di layar kaca. Mulai Kamis, 9 Oktober 2017, sitkom garapan MNC Pictures yang dibintangi Epy Kusnandar, almarhum Didi Petet dan Roy Chunonk, Matt Drajat, Tya Arifin, Ikang Sulung, Firmansyah Pitra, Icuk Baros, dan kawan-kawan ini kembali tayang Senin-Jumat, mulai pukul 13.00 - 14.30 di layar Global TV.

Kisah para preman di Bandung ini memang selalu dinanti oleh para penggemarnya. Dari awal kemunculannya pada Preman Pensiun I (tayang 12 Januari 2015), sitkom ini mampu merajai rating hiburan di layar kaca. Terbukti, sinetron yang menampilkan tokoh Kang Bahar, Kang Mus, Bos Jamal, Pipit, Saep, hingga Ceu Edoh ini selalu nangkring di posisi atas dalam rangking rating tayangan televisi Indonesia.

Dengan animo masyarakat yang tinggi, sinetron ini bahkan dibuat kelanjutan Preman Pensiun session 1 dan 2. Tayangan ini pun kembali mendapat sambutan hangat, apalagi saat ditayangkan pada momen bulan Ramadan. Bahkan, sinetron ini pun dibuat dalam versi FTV dengan judul "Preman Pensiun: Sang Juara".

Bandung Pisan
Lebih dari itu, para pemainnya pun terangkat dengan aksi-aksi mereka yang lucu. Masyarakat pun kemudian akrab dengan tokoh Komar (Matt Drajat), Bos Jamal (Ikang Sulung), Pipit (Firmansyah Fitra), Ceu Edoh (Nining Yuningsih), Saep (Icuk Baros), Diza (Diza), Dikdik (Andra Manihot). Amin (Sandi Tile), Imas (Soraya Rasyid), dan pemain lainnya. Mereka adalah para pemain asli Bandung yang beradu akting dengan aktor lainnya yang sudah dikenal di kancah hiburan nasional, seperti Epy Kusnandar yang memerankan Kang Muslihat (Kang Mus) dan almarhum Didi Petet yang memerankan Kang Bahar.

Bukan hanya karakter pemain, sajian cerita yang penuh nilai-nilai dan filosofi kehidupan pan mampu disajikan secara apik di sinetron ini. Inilah konsep tontonan yang menjadi tuntunan tanpa harus menggurui pemirsa. Bagaimana petatah-petitih dari Kang Bahar tentang menghormati kaum hawa bisa disajikan dengan bijak. Juga bagaimana semangat hidup dari Kang Mus bisa disampaikan tanpa bahasa klise.

Hal lainnya yang menarik dari sinetron ini adalah dijadikannya beberapa titik di Kota Bandung yang menjadi latar. Secara tak langsung, sinetron ini telah menjadi media promosi dalam mengenalkan Bandung. Tempat Taman Lansia, Taman Alun-Alun Bandung, Saung Angklung Udjo, kawasan Jalan Braga, hingga Tegallega menjadi latar di sinetron ini. Belum lagi kehadiran para tokoh yang turut menjadi cameo, seperti Wali Kota Ridwan Kamil, pelatih Persib Djajang Nurjaman, hingga Panglima Kodam III/Siliwangi yang pernah turut serta adu akting di sinetron ini.