Informasi

Dies Natalies ke-62, UPI Gelar Bandung Isola Performing Art Festival (BIPAF)




Universitas Pendidikan Indonesia didirikan pada tanggal 20 Oktober 1954 di Bandung, diresmikan oleh Menteri Pendidikan Pengajaran Mr. Muhammad Yamin. Perguruan tinggi negeri di Jln. Setia Budhi (Ledeng) ini awalnya bernama Perguruan Tinggi Pendidikan Guru (PTPG). Lalu, pada 25 November 1958 PTPG diintegrasikan menjadi fakultas utama Universitas Padjadjaran dengan nama Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).

Untuk memantapkan sistem pengadaan tenaga guru dan tenaga kependidikan, berbagai kursus yang ada pada waktu itu, yaitu pendidikan guru B I dan B II, diintegrasikan ke dalam FKIP melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 6 Tahun 1961. Selanjutnya FKIP berkembang menjadi FKIP A dan FKIP B. Pada saat yang sama, berdiri pula Institut Pendidikan Guru (IPG), yang mengakibatkan adanya dualisme dalam lembaga pendidikan guru. Untuk menghilangkan dualisme tersebut

Pada 1 Mei 1963, dikeluarkanlah Keputusan Presiden Nomor 1 tahun 1963, yang melebur FKIP dan IPG menjadi Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) sebagai satu satunya lembaga pendidikan guru tingkat universitas. FKIP A/FKIP B dan IPG yang ada di Bandung akhirnya menjadi Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Bandung (IKIP Bandung). Pada 7 Oktober 1999, IKIP Bandung diubah menjadi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melalui Keputusan Presiden RI No. 124 tahun 1999.

Dies Natalis ke-62 UPI
Pada tahun ini, UPI merayakan hari jadi pendiriannya yang ke-62. Beberapa kegiatan pun digelar, salah satunya bazar yang diadakan pada 18-20 Oktober 2016 di area depan ATM Center UPI. Sementara yang tak kalah meriah adalah event Bandung Isola Performing Art Festival (BIPAF) 2016. Event ini diselenggarakan dari 21 hingga 23 Oktober 2016.

Kegiatan BIPAF akan diisi aneka pagelaran, antara lain:
- Apresiasai seni rupa dan Museum Pendidikan
- Keroncong
- Angklung KABUMI
- Tari Nusantara dan Arga Studio
- Workshop
- Kolaborasi Indonesia - Korea
- Orasi Budaya Godi Suwarna
- Bararaning Sinom dan Belekok Gugat
- Kidung Perkasa
- Jagat Suwung
- Kiayai Fatahilah
- Tari Bumi Melayu
- Jaipongan
- Wayang golek, dsb.