Informasi

Atlet Wushu Kota Bandung Beri Kejutan di PON XIX Jabar




Tambahan raihan 3 emas, 1 perak, dan 2 perunggu diraih kontingen wushu Jawa Barat. Pertandingan cabor wushu sendiri  pada PON XIX 2016 berakhir pada Rabu (21/9/2016) di GOR Pajajaran,Bandung. Dari beberapa atlet Jabar tersebut, berasal dari Kota Bandung merupakan asuhan Andriyas Wihardja yang biasa berlatih di ECO Bambu Cipaku.

Atlet wushu Jabar dari Kota Bandung yang biasa berlatih di ECO Bambu Cipaku diwakili oleh empat atlet yaitu: Muhammad Saleh (perak),  Ade Permana (emas), Christina Agustine (perunggu), dan Wiono Saragih (perunggu). 

Atlet Ade Permana yang turun di kelas 48 kg putra mengalahkan atlet asal Jawa Timur, Yoseph F Neonnub dengan skor 2-1. Sementara Mochamad Saleh yang turun di kelas 52 kg putra mendapat medali perak, setelah kalah dari atlet Sumatera Utara, Dasman Tua Simbolondengan skor 0-2.

Tidak Diunggulkan
Sebelumnya, pada 19 September 2016, medali perunggu diraih Christina Agustine di nomor taolu (seni gerak) kategori Nanquan & Nandao All-Round putri dengan skor total 18,65.  Dan pada 20 September 2016, atlet wushu Jabar binaan ECO Bambu Cipaku lainnya, Wiono Saragih meraih medali perunggu di nomor Nanquan + Nan Gun putra setelah mencetak total nilai 18.640. 

"Kami bersyukur, semua atlet kami naik  bisa podium. Bagi kami, pelatih itu bagaikan koki di kuliner. Jadi, kalau masakan mau enak, y gimana cara meracik bumbunya. Begitu pula sang juara, bagimana cara meracik dalam melatihnya," ungkap Pak Wiwih, panggilah akbar Andriyas Wihardja.

Dan yang membuat Ketua Wushu Kota Bandung ini semakin bangga karena anak didiknya tidak termasuk yang diunggulkan di PON XIX Jabar. Namun keempat atletnya semua meraih medali.